Loading
CEO PT Cakra Daya Makmur , Livienne Russellia: Integritas adalah Kunci Kesuksesan. (Istimewa)
Dave Thomas, seorang pengusaha asal Amerika Serikat pernah mengatakan : Apa rahasia kesuksesan ? Tidak ada. Yang Anda perlukan adalah sikap dan integritas, dan keinginan membara untuk sukses. Ungkapan Dave ini menginspirasi Livienne dalam meraih kesuksesan.
BEBERAPA waktu lalu restoran Cork and Srew Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, masih terlihat sepi. Pagi itu, hanya ada dua pengunjung. Satu di antaranya Livienne. Ia duduk tidak jauh dari pintu masuk. Dia terlihat santai dengan busana off shoulder hitam. Sapuan make-up dibuat natural. Sorot lampu pijar warna kuning semakin membuat paras cantiknya terlihat jelas. Segelas jus stroberi dan kiwi menemani perbincangan kami pagi itu.
Pagi itu, ia hendak menemui salah satu klien bisnisnya yang tidak jauh dari Plaza Indonesia. Ramah dan murah senyum. Itulah kesan pertama saat kami berkenalan dengannya. Tutur katanya santun. Sesekali obrolan kami ditingkahi canda tawa. Livienne tertawa lepas saat kami bertanya tentang awal mula ia bekerja.
“Saya sampai lupa pernah kerja apa saja karena terlalu banyak yang saya lakukan,” katanya sembari tertawa.
Perempuan kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat, 4 Maret 1976, ini memiliki selera humor yang tinggi. Humor itu seperti obat mujarab untuk selalu menghadirkan suasana hati yang tenang dan nyaman. Maklum, pekerjaannya saat ini sebagai CEO PT Cakra Daya Makmur, perusahaan yang bergerak di bidang kosmetik dan produk perawatan diri (personal care), terkadang membuatnya bekerja overtime.
Empat belas tahun sudah ia menahkodai perusahaan ini. Setiap tantangan yang hadir selalu dihadapi dengan tenang dan penuh perhitungan. Keberanian dalam mengambil risiko pun harus ia tempuh demi memajukan bisnis ini.
Pada tahun 2006-2008 perusahaannya sempat mengalami vakum. Terutama karena adanya Undang-Undang Nomor 17 tahun 2006 tentang kepabeanan. Di mana setiap barang impor yang masuk ke Indonesia dikenakan bea masuk berdasarkan tarif advalorum (persentase) atau tarif spesifik.
Baca juga:
RPerpres Tugas TNI Mengatasi Aksi Terorisme, Merusak Integritas Hukum dan Mengancam Kebebasan SipilPerempuan yang hobi travelling ini mengatakan, sejak awal perusahaannya berdiri pada tahun 2002, perusahaannya adalah salah satu distributor produk impor food and baverange, personal care, dan lainnya. “Sempat down juga saat itu. Apalagi sejak awal berdiri perusahaan ini adalah distributor produk impor,” jelasnya.
Selalu ada peluang di tengah keterpurukan. Inilah yang diyakini Livienne. Di tengah bisnisnya yang sempat lesu saat itu, pada tahun 2008 tercetuslah ide untuk membuat produk kecantikan dan personal care.
Di bawah bendera PT Cakra Daya Makmur ia mulai mengurus perizinan, merekrut tenaga ahli, membangun pabrik, hingga membangun jaringan distributor di berbagai wilayah. Hasilnya, dalam waktu kurang dari dua tahun, ia sudah dapat memetik buah dari kerja kerasanya.
Cita-citanya adalah ingin menjadikan perempuan Indonesia selalu tampil cantik dengan menggunakan produk dalam negeri. Ia adalah salah satu perempuan yang membidani lahirnya produk-produk kecantikan dan personal care buatan lokal. Vienna adalah salah satu merek produk perawatan tubuh seperti goat’s milk body soap yang cukup banyak diminati masyarakat.
Semua produk kecantikan dan perawatan tubuh sudah mendapat sertifikasi dan izin peredaran dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan sertifikasi halal dari MUI.
Perusahaannya juga sudah memperoleh International Organization for Standardization (ISO) sebagai Good Manufacturing Practices Cosmetic dari Societe Generale de Surveillance (SGS) Holding. SGS adalah perusahaan terkemuka di dunia inspeksi, verifikasi, pengujian, dan sertifikasi perusahaan.
“Untuk produk lokal personal care, seperti goat’s milk body soap, goat’s milk body lation, dan lainnya kami yang pertama di Indonesia yang memproduksinya,” ungkap anggota Asosiasi Kosmetik PPAK.
Pada tahun 2014 ia juga mendirikan PT Vienna Beauty Company sebagai perusahaan distribusi untuk produk kosmetik dan produk perawatan diri dari beberapa negara. Keberhasilannya dalam mencecap karier sebagai seorang entrepreneur tidak terlepas dari sifat personal yang melekat dalam dirinya sejak masih belia.
Ia adalah perempuan pekerja keras dan penuh integritas. Menurutnya, integritas adalah salah satu kunci utama dalam meraih kesuksesan.
“Ya, kalau kita mau berkarier atau merintis usaha, kita harus punya integritas diri. Integritas adalah bertindak konsisten, jujur, bertanggung jawab, dan ikhlas,” ungkapnya.
Semangat dan pejuangannya mendirikan usaha bisa menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia. Pada bulan April 2016 lalu, MNC Lifestyle memberikan penghargaan Kartini Masa Kini.
Penghargaan adalah buah dari komitmennya untuk memotivasi perempuan-perempuan Indonesia untuk melahirkan karya-karya indah dan memajukan Indonesia. Sebelumnya, ia juga pernah mendapatkan penghargaan Inspiring Women dari MNC Lifestyle pada tahun 2015 lalu.
Seimbangkan antara Bisnis dan Social Life
Saat masih tinggal di Pontianak ia pernah bekerja di perusahaan otomotif sebagai Staf Administrasi Kredit dan Sales Counter selama 2 tahun. Ia harus membagi waktu antara kuliah dan bekerja. Pukul 05.00 pagi ia harus bangun dan mempersiapkan diri mengikuti les bahasa Inggris. Pukul 07.00 ia harus bekerja hingga pukul 5 sore. Setelah itu, ia berangkat ke kampus.
Dari perusahaan otomotif, ia pernah bekerja sebagai tenaga administrasi di perusahaan kopi selama satu tahun.
Livienne menyelesaikan pendidikan Diploma 3 di STIE STIE Widya Dharma Pontianak tahun 1997. Ia lalu merantau ke Jakarta untuk melanjutkan studi. Tahun 1998 “Saya merantau ke Jakarta untuk melanjutkan studi S 1 di Universitas Timbul Nusantara (IBEK) dan berhasil meraih gelar sarjana tahun 1998,” jelasnya.
Selesai menamatkan kuliah ia langsung menikah. Selama tiga tahun ia tidak bekerja dan hanya mengurusi rumah tangga. Pada tahun 2001 ia mulai bekerja paruh waktu sebagai agen asuransi, jeans, makanan ringan, produk kecantikan, dan lain sebagainya. Semua itu ia kerjakan dengan penuh kesungguhan dan tulus.
“Semua saya kerjain maklum nggak punya pengalaman kerja di kota besar. Waktu itu kami pun masih kontrak rumah. Saya tidak terikat waktu bekerja karena hanya sebagai tenaga lepas,” jelasnya.
Setahun berjalan uang dari hasil usahanya sebagian dipakai untuk mendirikan PT Cakra Daya.
Perusahaan yang bergerak di bidang distributor produk-produk impor kecantikan dan perawatan diri. Untuk memperkaya pengetahuan dan pengalmaan seputar dunia kecantikan, ia kembali mengikuti kuliah S2 Farmasi Kosmetika Universitas Pancasila.
Bagi Livienne, antara pekerjaan dan kehidupan sosial haruslah seimbang. Saat sedang tidak sibuk bekerja, ia meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan sosial.
Seperti beberapa waktu lalu, ia terlibat aktif untuk membantu membagikan sembako di salah satu panti jompo yang ada di Jakarta.
Tips Sukses Berkarier dari Livienne:1. Bekerjalah dengan penuh cinta dan ketulusan 2. Jujurlah dalam melakukan pekerjaan karena itulah modal utama untuk mendapatkan kepercayaan dari atasan maupun rekan bisnis3. Jika jatuh bangkit lagi. Jangan pernah menyerah hanya karena usaha yang kita jalankan itu gagal. Belajarlah dari kegagalan. 4. Perkaya pengetahuan dan pengalaman dengan selalu belajar dan bergaul dengan orang-orang dari berbagai latar belakang profesi. (Jack Gobang)