Ini Peraturan Penggunaan Telepon Genggam di Pesawat!


 Ini Peraturan Penggunaan Telepon Genggam di Pesawat! Foto ilustrasi: kkday

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Lion Group  mengingatkan pentingnya pengetahuan penumpang terhadap aturan penggunaan ponsel (handphone) di pesawat udara. 

Larangan penggunaan telepon genggam di saat-saat tertentu itu, menurut Corporate Communications Strategic of Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, berkaitan dengan keselamatan penerbangan. Sebab, katanya, penggunaan handphone yang tidak benar bisa mengganggu navigasi penerbangan.

Lalu, bagaimana ketentuan penggunaan telepon genggam yang benar di pesawat Lion Group? Berikut keterangan dari Lion Group.

  1. Dilarang Menggunakan Handphone Selama Take-off dan Landing. Bertujuan memastikan konsentrasi dan perhatian penuh dari seluruh penumpang dan kru penerbangan selama fase kritis ini.
  2. Diperbolehkan Menggunakan Handphone Setelah Take-off dan Sebelum Landing. Penggunaan harus tetap dalam mode pesawat (airplane mode) atau mode non-transmisi selama seluruh perjalanan udara.
  3. Mode Pesawat atau Mode Non-Transmisi Wajib Aktif. Selama penggunaan handphone, penumpang mengaktifkan mode pesawat atau mode non-transmisi. Tujuannya mencegah potensi interferensi dengan sistem navigasi pesawat dan peralatan elektronik lainnya.

Berdasarkan ketentuan yang terdapat dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, yaitu pada Pasal 54 dan Pasal 412, tindakan yang dapat mengancam keselamatan penerbangan dan dapat dikenakan sanksi hukum meliputi:

  •       Penggunaan peralatan elektronik yang berpotensi mengganggu navigasi penerbangan.
  •       Tindakan pengambilan atau pemindahan pelampung tanpa izin.
  •       Kerusakan terhadap peralatan pesawat.
  •       Pelanggaran terhadap ketiga hal di atas dapat mengakibatkan dikenakannya sanksi berupa denda Rp. 200.000.000 atau kurungan penjara.

Lion Group, tutur Danang,  mengapresiasi kerja sama dan pemahaman dari seluruh penumpang dalam menjalankan aturan tersebut.  

“Keselamatan dan kenyamanan penumpang selalu menjadi prioritas utama Lion Group, dan aturan ini dirancang untuk memastikan pengalaman penerbangan yang aman dan menyenangkan bagi semua,” pungkasnya.

 

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lifestyle Terbaru