Selasa, 27 Januari 2026

Catat! Tempat Wisata Halal yang Wajib Dikunjungi


 Catat! Tempat Wisata Halal yang Wajib Dikunjungi Kemenpar dan MUI sinergi kembangkan pariwisata halaL.(Trendzia)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Semangat Indonesia incorporated semakin solid saja untuk memajukan sektor pariwisata. Kini giliran Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang berkolaborasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kedua belah pihak sepakat mengembangkan pariwisata halal di Indonesia. Global Muslim Travel Index (GMTI) pun diplot sebagai acuannya.

Hal ini muncul setelah audiensi Kemenpar dan MUI yang dihadiri langsung Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya yang digelar di Kantor MUI, Jakarta. Menpar Arief Yahya datang dengan tim lengkap. Didampingi oleh Ketua Tim Percepatan Wisata Halal Riyanto Sofyan. Ada juga Plt Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kepariwisataan Ahman Sya.

Delegasi Kemenpar pun disambut langsung oleh Ketua MUI K.H. Ma’ruf Amien. Turut mendampingi juga Sekjen MUI Anwar Abas dan Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid. Menpar mengatakan, pengembangan wisata halal harus menggandeng MUI. Sebab, hal ini juga menjadi domain MUI.

“Program wisata halal ini akan dikembangkan bersama MUI. Karena alasan itulah kami beraudiensi. Kami ingin wisata halal Indonesia mendunia. Acuannya tetap global. Standardisasi wisata halal dengan level GMTI. Itu sudah menjadi baku,” kata Menpar, dalam siaran persnya, Sabtu (03/2/2018).

Menjadi acuan dunia, ada empat elemen GMTI. Elemen itu aksesibilitas, komunikasi, lingkungan, dan layanan. Indeks tersebut mencakup sedikitnya 130 negara. Baik itu negara Organsiasi Kerja Sama Islam (OKI) atau non-OKI. Secara umum, wisata halal ini juga identik dengan pariwisata biasa. Hanya saja, destinasi beserta atraksi wisatanya, hotel, dan kuliner harus sesuai syariah Islam.(NNC)

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Leisure Terbaru