Jangan Abaikan! 6 Gejala Sepele yang Bisa Menjadi Tanda Awal Kanker


 Jangan Abaikan! 6 Gejala Sepele yang Bisa Menjadi Tanda Awal Kanker Ilustrasi batuk (go-dok)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Banyak orang menganggap batuk berkepanjangan, gangguan lambung, atau tubuh yang mudah lelah sebagai masalah kesehatan biasa. Padahal, jika keluhan tersebut berlangsung terus-menerus dan tidak kunjung membaik, kondisi itu bisa menjadi sinyal awal penyakit kanker.

Dokter spesialis onkologi medis di Max Super Speciality Hospital Patparganj, India, Dr. Sameer Khatri, mengingatkan bahwa kanker tidak selalu diawali dengan rasa sakit yang hebat atau munculnya benjolan. Pada banyak kasus, penyakit ini berkembang secara perlahan dengan gejala yang menyerupai gangguan kesehatan sehari-hari.

"Sebagian besar gejala memang lebih sering disebabkan kondisi yang tidak berbahaya dibandingkan kanker. Namun, gejala yang menetap, semakin memburuk, atau terus berulang tidak boleh diabaikan," ujar Dr. Sameer Khatri.

Berikut beberapa gejala yang patut diwaspadai karena berpotensi menjadi tanda awal kanker.

1. Batuk Tak Kunjung Sembuh

Batuk yang berlangsung lebih dari tiga minggu sebaiknya tidak dianggap sepele, terutama jika disertai sesak napas atau batuk berdarah. Menurut Khatri, kondisi tersebut dapat menjadi indikasi kanker paru-paru maupun kanker laring, terutama pada mereka yang memiliki kebiasaan merokok.

2. Gangguan Lambung yang Terus Berulang

Keluhan seperti asam lambung, nyeri ulu hati, atau kesulitan menelan makanan juga perlu mendapat perhatian apabila berlangsung dalam waktu lama.

"Rasa asam lambung sesekali memang normal. Namun, gangguan pencernaan yang menetap atau sensasi makanan tersangkut saat menelan bisa menjadi tanda awal kanker lambung atau kanker kerongkongan," kata Khatri.

Apabila gejala tidak membaik meski sudah mengonsumsi obat, pemeriksaan lanjutan seperti endoskopi disarankan untuk mengetahui penyebabnya.

3. Berat Badan Turun Tanpa Sebab

Penurunan berat badan tanpa menjalani program diet atau meningkatkan aktivitas fisik juga dapat menjadi sinyal adanya gangguan serius.

Khatri menjelaskan bahwa kehilangan berat badan sekitar 5 hingga 10 persen dalam beberapa bulan tanpa penyebab yang jelas dapat berkaitan dengan kanker darah, kanker paru-paru, kanker pankreas, maupun kanker lambung.

4. Perubahan Pola Buang Air Besar

Diare atau sembelit yang berlangsung lama, perut kembung, munculnya darah pada tinja, hingga rasa buang air besar yang tidak tuntas merupakan gejala yang tidak boleh diabaikan.

Selain itu, anemia tanpa penyebab yang jelas juga bisa menjadi petunjuk adanya kanker kolorektal sehingga memerlukan pemeriksaan medis lebih lanjut.

5. Kelelahan yang Tidak Hilang

Merasa lelah setelah beraktivitas merupakan hal yang wajar. Namun, jika kelelahan terjadi hampir setiap hari dan tidak membaik meski sudah beristirahat cukup, kondisi tersebut patut diwaspadai.

Menurut Khatri, kelelahan kronis yang disertai anemia, infeksi berulang, atau penurunan berat badan dapat menjadi tanda awal limfoma, leukemia, maupun kanker kolorektal.

6. Luka di Mulut atau Kulit yang Tak Sembuh

Sariawan, bercak putih atau merah di dalam mulut yang tidak sembuh lebih dari dua minggu, terutama pada pengguna tembakau, juga perlu segera diperiksakan.

"Kanker mulut cukup sering ditemukan di India, dan deteksi dini dapat meningkatkan keberhasilan pengobatan secara signifikan," jelas Khatri.

Selain di rongga mulut, luka pada kulit yang tidak kunjung sembuh juga memerlukan evaluasi medis untuk memastikan penyebabnya.

Deteksi Dini Tingkatkan Peluang Kesembuhan

Khatri menegaskan bahwa mengenali gejala sejak awal merupakan langkah penting dalam meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan kanker.

"Semakin cepat gejala dikenali dan diperiksa, semakin besar peluang penanganan dilakukan sebelum penyakit berkembang lebih lanjut," tutupnya.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Kesehatan Terbaru