Mitos atau Fakta? Cabut Rambut Bisa Bikin Rambut Tumbuh Lebih Banyak


 Mitos atau Fakta? Cabut Rambut Bisa Bikin Rambut Tumbuh Lebih Banyak Ilustrasi wanita alami kemunduran hairline (ANTARA/freepik.com)

JAKARTA,ARAHKITA.COM – Kebiasaan mencabut rambut yang sering dianggap sepele ternyata dapat berdampak pada kesehatan kulit kepala. Menurut pakar dermatologi dari University College Dublin, Desmond Tobin, mencabut rambut secara berulang dapat menyebabkan penipisan rambut hingga menghentikan pertumbuhan rambut di area tertentu.

Dilansir dari The Guardian, Tobin menjelaskan bahwa setiap helai rambut tumbuh dari satu folikel yang berfungsi seperti “pabrik kecil” penghasil rambut.

"Kulit kepala kita dipenuhi folikel, pada dasarnya pabrik rambut kecil, dan setiap folikel hanya menghasilkan satu helai rambut. Mencabut rambut tidak akan menyebabkan banyak rambut tumbuh dari folikel yang sama,” kata Tobin.

Menurut Tobin, kebiasaan mencabut rambut dapat merusak folikel rambut. Jika kerusakan terjadi, rambut bahkan bisa berhenti tumbuh secara permanen di area tersebut.

Kerusakan ini juga dapat terjadi pada bagian tubuh lain, seperti alis. Ia mencontohkan tren alis tipis pada era 1990–2000-an yang membuat banyak orang mencabut alis secara berlebihan.

Akibatnya, sejumlah orang mengalami kondisi di mana rambut alis mereka tidak tumbuh kembali karena folikel telah berhenti memproduksi rambut.

“Mencabut rambut hingga ke akarnya berpotensi menimbulkan luka kecil di kulit kepala. Dalam beberapa kasus, folikel yang tercabut tidak dapat pulih,” jelas Tobin.

Selain membahas kerusakan folikel, Tobin juga menjelaskan mengenai pertumbuhan uban. Menurutnya, rambut beruban sebagian besar dipengaruhi faktor genetik yang dapat dilihat dari riwayat keluarga.

Menariknya, rambut beruban sering kali tumbuh sama baiknya, bahkan lebih cepat, dibandingkan rambut yang masih berpigmen.

Namun demikian, sejumlah faktor gaya hidup juga dapat mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan pada rambut.

Stres kronis, kurang tidur, dan kekurangan nutrisi dapat mempercepat aspek penuaan biologis, termasuk perubahan pada rambut,” ujar Tobin.

Karena itu, menjaga pola hidup sehat serta menghindari kebiasaan mencabut rambut secara berlebihan penting dilakukan untuk mempertahankan kesehatan rambut dan kulit kepala.

 

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Kesehatan Terbaru