Mudik Lebaran 2026: Begini Cara Mencegah Anak Sakit dan Dehidrasi


 Mudik Lebaran 2026: Begini Cara Mencegah Anak Sakit dan Dehidrasi Arsip foto - Seorang anak bersama ibunya ada di antara penumpang yang turun dari Kapal KMP Sembilang di Pelabuhan Telaga Punggur, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (23/12/2025). ANTARA/Laily Rahmawaty.

JAKARTA, ARAHKITA – Perjalanan mudik Lebaran membawa risiko kesehatan bagi anak, termasuk infeksi saluran pernapasan, demam tinggi, dan gangguan pencernaan.

Dokter spesialis anak subspesialis respirologi, Dr. dr. Nastiti Kaswandani Sp.A (K), menekankan pentingnya kewaspadaan orang tua terhadap gejala serius pada anak selama perjalanan jauh menuju kampung halaman.

“Kalau batuk parah sampai sesak napas, atau demam di atas 39 derajat Celsius, itu bisa menandakan masalah kesehatan serius. Begitu juga diare atau muntah sampai dehidrasi,” jelas dr. Nastiti, Senin (2/3/2026) seperti yang dikutip dari Antara.

Tips Pencegahan Agar Anak Aman Saat Mudik

  1. Pastikan Asupan Cairan Cukup
    Bawa bekal minum untuk anak agar kebutuhan cairan terpenuhi dan risiko dehidrasi dapat dicegah.

  2. Hindari Kontak dengan Orang Sakit
    Jauhkan anak dari orang yang menunjukkan gejala batuk atau pilek. Penggunaan masker dianjurkan jika ada yang sakit di sekitar anak.

  3. Perilaku Hidup Sehat
    Terapkan perilaku hidup bersih seperti mencuci tangan secara rutin, menjaga nutrisi seimbang, dan istirahat cukup.

  4. Bawa Obat-obatan Penting
    Persiapkan obat-obatan yang biasa dikonsumsi anak ketika sakit.

  5. Rencanakan Perjalanan dengan Baik
    Pilih waktu mudik agar terhindar dari kemacetan, atur waktu istirahat, serta pastikan persediaan makanan, minuman, dan obat memadai.

Dr. Nastiti menambahkan, perhatian ekstra pada makanan dan minuman anak sangat penting. “Kalau salah makan dan terjadi muntah atau mencret hingga dehidrasi, itu bisa berbahaya,” ujarnya.

Dengan persiapan matang, perjalanan mudik dapat berlangsung aman, nyaman, dan sehat bagi seluruh anggota keluarga, terutama anak-anak.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Kesehatan Terbaru