Loading
Ilustrasi - Air lemon. (ANTARA/Shutterstock)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Apa yang diminum di pagi hari ternyata berpengaruh besar terhadap kestabilan gula darah, terutama bagi penderita diabetes. Kesalahan memilih minuman dapat memicu lonjakan glukosa yang membuat tubuh cepat lelah dan kurang bertenaga sepanjang hari.
Ahli gizi Sukh Sabia Preet Kaur Oberoi menegaskan bahwa kebiasaan sederhana seperti memilih minuman tanpa gula di pagi hari dapat membantu mengontrol kadar gula darah secara efektif.
“Pilihan minuman yang tepat di pagi hari membantu hidrasi, pencernaan, sekaligus meningkatkan sensitivitas insulin tanpa memicu lonjakan glukosa,” ujar Sabia, dikutip dari laporan Hindustan Times, Sabtu (10/1/2026).
Sebaliknya, minuman manis, jus kemasan, atau teh bergula berpotensi menyebabkan kenaikan gula darah secara cepat. Untuk itu, Sabia membagikan sejumlah rekomendasi minuman pagi yang lebih aman dan menyehatkan bagi penderita diabetes.
1. Air Hangat dengan Lemon
Air hangat yang diberi perasan lemon menjadi pilihan paling sederhana dan aman. Minuman ini membantu menghidrasi tubuh setelah tidur panjang serta mendukung kerja pencernaan.
“Lemon memberikan rasa segar tanpa memengaruhi kadar gula darah secara signifikan,” kata Sabia. Selain itu, air hangat membantu membuang sisa racun dan memulai metabolisme secara perlahan.
2. Teh Hijau
Teh hijau dikenal kaya antioksidan dan katekin yang berperan mengurangi peradangan serta meningkatkan sensitivitas insulin. Jika dikonsumsi tanpa gula atau madu, teh hijau nyaris bebas kalori.
Penelitian yang dipublikasikan dalam Cochrane Database of Systematic Reviews menunjukkan teh hijau berpotensi mendukung kesehatan metabolik dan pembakaran lemak. Kandungan kafeinnya juga memberi efek segar tanpa memicu lonjakan glukosa.
3. Air Kayu Manis
Kayu manis sejak lama dipercaya membantu menstabilkan kadar gula darah. Air rendaman kayu manis yang diminum di pagi hari juga memberikan efek hangat yang mendukung sirkulasi darah.
“Merendam batang kayu manis semalaman lalu meminumnya di pagi hari dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin,” jelas Sabia.
4. Teh Herbal Tanpa Pemanis
Teh herbal seperti chamomile, peppermint, atau jahe dapat menjadi alternatif aman tanpa gula. Teh jenis ini membantu meredakan stres, memperbaiki pencernaan, dan menjaga kesehatan usus.
Teh jahe, khususnya, membantu melancarkan peredaran darah dan mengurangi rasa lelah sehingga cocok diminum saat pagi hari.
5. Jus Sayuran Segar
Jus sayuran dari mentimun, bayam, seledri, atau oyong dapat menjadi pilihan bernutrisi jika dibuat sendiri tanpa tambahan gula maupun garam. Minuman ini mengandung vitamin, mineral, serta serat yang mendukung metabolisme tubuh.
Sebuah studi dalam jurnal Scientific Reports menyebutkan bahwa minuman berbasis sayuran dapat membantu kesehatan pencernaan dan metabolisme, yang berperan penting dalam pengendalian gula darah.
6. Kopi Hitam
Kopi hitam tanpa gula dan krimer masih tergolong aman bagi penderita diabetes jika dikonsumsi secara moderat. Kandungan kafeinnya dapat meningkatkan fokus dan kewaspadaan.
Studi tahun 2023 dalam jurnal Clinical Nutrition menemukan bahwa konsumsi kopi berpotensi menurunkan risiko diabetes melalui pengurangan peradangan dan peningkatan fungsi insulin. Namun, Sabia mengingatkan agar tetap memperhatikan toleransi tubuh masing-masing.
Memulai hari dengan minuman yang tepat dapat membantu penderita diabetes menjaga energi, fokus, dan kestabilan gula darah. Kunci utamanya adalah menghindari gula tambahan serta memilih minuman alami yang mendukung metabolisme tubuh.