Serat Larut Penting untuk Pencernaan, Ini Daftar Makanan yang Disarankan Dokter


 Serat Larut Penting untuk Pencernaan, Ini Daftar Makanan yang Disarankan Dokter Serat larut berperan penting untuk pencernaan sehat dan mencegah sembelit. (Antaranews)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Serat larut menjadi salah satu nutrisi penting yang berperan besar dalam menjaga kesehatan pencernaan. Jenis serat ini bekerja dengan cara menyerap air dan membentuk tekstur seperti gel di dalam usus, sehingga membantu pergerakan tinja menjadi lebih lancar.

Dikutip dari Hindustan Times, Kamis, serat larut tidak hanya mendukung buang air besar secara teratur, tetapi juga membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Sebaliknya, kekurangan asupan serat larut dapat memicu gangguan pencernaan seperti perut kembung, sembelit, hingga proses cerna yang melambat.

Konsultan Transplantasi Hati sekaligus Ahli Bedah Gastrointestinal di Rumah Sakit Wockhardt, India, Dr. Swapnil Sharma, menekankan pentingnya konsumsi makanan tinggi serat larut untuk kesehatan usus dan metabolisme tubuh secara keseluruhan.

“Serat larut membantu melunakkan tinja dan menjaga keseimbangan bakteri baik di usus, sehingga pencernaan bekerja lebih optimal,” ujar Dr. Swapnil Sharma, seperti yangbdikutip dari Antara

Daftar Makanan Tinggi Serat Larut

Beberapa makanan yang direkomendasikan untuk mendukung kesehatan pencernaan antara lain:

OatMembantu melunakkan tinja dan mendukung pergerakan usus yang lebih teratur.

Apel dengan kulitnyaKaya pektin yang berfungsi sebagai makanan bagi bakteri baik di usus.

JerukMengandung serat ringan yang menenangkan pencernaan sekaligus memberikan asupan vitamin C dan cairan.

Kacang-kacanganBaik untuk menjaga kelancaran sistem pencernaan jika dikonsumsi dalam porsi wajar.

Biji rami (flaxseed)Dianjurkan dikonsumsi dalam keadaan direndam atau digiling karena membantu melumasi usus dan melembutkan feses.

WortelMengandung serat larut yang membantu menjaga konsistensi tinja tanpa menimbulkan rasa berat di perut.

Ubi jalarSelain mengenyangkan, juga efektif mendukung pergerakan usus.

Pir matangMampu menyerap air ke dalam tinja sehingga sangat membantu bagi orang yang mengalami sulit buang air besar.

Cara Konsumsi Agar Maksimal

Dr. Swapnil menyarankan agar makanan berserat tidak dikonsumsi sekaligus dalam jumlah besar.

“Asupan serat sebaiknya dibagi sepanjang hari dan dibarengi dengan minum air yang cukup agar serat dapat bekerja secara efektif,” jelasnya.

Sebagai panduan, Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat (NIH) menyebutkan bahwa kebutuhan serat harian berbeda berdasarkan jenis kelamin. Wanita dewasa usia 19–50 tahun dianjurkan mengonsumsi sekitar 25 gram serat per hari, sementara pria pada rentang usia yang sama membutuhkan sekitar 38 gram per hari.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Kesehatan Terbaru