Kolaborasi KBC dan KOMISI, Sukses Gelar Seminar Magic Leadership


 Kolaborasi KBC dan KOMISI, Sukses Gelar Seminar Magic Leadership Seminar Magic Leadership Sabtu (29/6/2024) selama tiga jam di Aveon Hotel Yogyakarta by Daphna International dan dihadiri lebih dari 50 peserta menghadirkan nara sumber Herry Budijanto Dragono acapkali dipanggil Mbah Dragon yang sudah berpengalaman bertahun-tahun menjadi seorang Pimpinan, Direktur maupun CEO. (Foto-Foto: Dok. KBC)

YOGYAKARTA, ARAHKITA.COM - KAMAJAYA Business Club (KBC)  berkolaborasi dengan KOMISI (Komunitas Sales Indonesia), sukses menggelar Seminar Magic Leadership Sabtu (29/6/2024) selama tiga jam di Aveon Hotel Yogyakarta by Daphna International dan dihadiri lebih dari 50 peserta.

Ketua Panitia Seminar Magic Leadership, Henricus Yulianto Perdana dalam sambutannya mengatakan Magic Leadership mengajarkan peserta untuk dapat survive dalam kehidupan saat ini walaupun sedang dalam keadaan krisis sekalipun. Dan ini merupakan bagian kedua dari Seminar Magic Marketing yang digelar di bulan Maret 2024 lalu sehingga para peserta kembali mendapatkan strategi magic yang dikeluarkan Mbah Dragon.

“Kolaborasi KAMAJAYA Business Club, wadahnya para alumni Atma Jaya Yogyakarta yang memiliki profesi sebagai profesional dan pengusaha dengan KOMISI yang merupakan wadahnya para sales dan leader salesnya menjadikan seminar ini sangat bermanfaat menambah wawasan dan jurus baru menghadapi dan mengimbangi dunia bisnis yang selalu berkembang,”ungkap Henricus yang juga merupakan pengurus KBC Divisi Seminar sekaligus owner perusahaan yang bergerak di bidang kuliner dan bahan bangunan.

Lebih lanjut Henricus menuturkan bahwa nara sumber pada seminar ini adalah Herry Budijanto Dragono acapkali dipanggil Mbah Dragon yang sudah berpengalaman bertahun-tahun menjadi seorang Pimpinan, Direktur maupun CEO. Pada tahun 2017 sampai sekarang, Mbah Dragon menjabat sebagai Direktur di Santoso Chemical, CEO HBD Consulting. Pengetahuan teori dan praktis diberikan dalam seminar ini oleh Mbah Dragon supaya dapat mengakomodasi para peserta seminar yang berasal dari pihak akademisi (mahasiswa) maupun pekerja, atau petinggi di suatu perusahaan.

WhatsApp Image 2024-07-01 at 11-34-08 (1)

Di menit awal, nara sumber piawai menarik perhatian dengan memberikan ice breaking menggunakan tools sulap sebuah botol berisi air yang berwarna coklat atau keruh. Botol tersebut kemudian dibolak balikan beberapa kali oleh nara sumber. Seketika botol yang berisi air berwarna keruh tersebut berubah menjadi bening. Ice breaking yang diberikan bukan hanya sekedar ice breaking tapi mempunyai mengandung maksud atau makna-nya tersendiri. “Pikiran kita harus dijernihkan supaya kita semua bisa menangkap intisari dari seminar hari ini”, ucap Mbah Dragon.

Selanjutnya diawali cerita Mbah Dragon yang mampu menaikkan profit suatu perusahan berkali-kali lipat. Tak lupa Mbah Dragon juga mengingatkan untuk selalu rendah hati karena hal tersebut termasuk dalam kunci kesuksesan. “Namun adapun hal yang tidak kalah penting yaitu berdoa”, sambung dia.

Mbah Dragon juga mengingatkan untuk berdoa bukan hanya diri sendiri melainkan sebagai seorang leader penting untuk mendoakan para staff-nya. Beliau pun menekankan jika doa harus disertai dengan usaha yang “smart atau cerdas”, usaha smart yang dimaksud adalah inovasi atau kreativitas, termasuk kreativitas ketika berhadapan dengan suatu masalah.

Di tengah-tengah acara, Mbah Dragon juga membawakan sebuah trik sulap yang sangat menarik. Sulap yang kedua mengenai prediksi angka yang sesuai  dan melibatkan 7 orang peserta yang mau menjadi sukarelawan (dipilih secara random). Makna atau pelajaran yang bisa diambil dari dari trik sulap tersebut adalah seorang pemimpin bisa memprediksikan kejadian apa yang akan terjadi dan lebih mawas terhadap kinerja yang dimiliki.

Seminar ditutup dengan pembekalan mengenai filosofi 5 jari seorang pemimpin dari Mbah Dragon  di antaranya yaitu jari jempol yang berarti mengayomi. Jari telunjuk yang berarti leader memberikan arahan dan delegasi kepada karyawan. Jari tengah berarti leader harus belajar supaya lebih berilmu. Jari manis berarti leader harus manis artinya memberikan kebahagiaan kepada karyawan, dan jari kelingking yang berarti leader harus mau turun ke bawah.

WhatsApp Image 2024-07-01 at 11-42-32 (1)   

Sementara Frans Go, Ketua KBC mengapresiasi kegiatan tersebut yang menurut dia sangat bermanfaat dan menambah wawasan para anggota KBC. Frans Go berharap materi seminar yang didapat bisa langsung diterapkan para anggota dan berguna dalam mengembangkan usahanya serta tetap survive dalam situasi apapun.

Di akhir acara ini dilakukan dokumentasi dimana nampak peserta yang juga turut mewakilkan perusahaan seperti di antaranya Hyundai, Chery, Babipedia, dan Light Group Indonesia.

“Terima kasih banyak untuk para peserta, nantikan acara kolaborasi dari KOMISI Yogyakarta, dengan mengandeng KBC yang isinya para owner perusahaan, acara seminar inipun disponsori oleh perusahaan milik Alumni Atma Jaya Yogyakarta seperti Nara Kupu Yogya, Sayur Kendal, Sonora FM, BPR Mandani Sejahtera Abadi (MSA), PT Elsadi Kevinindo Persada, Babipedia, dan Light Group Indonesia dan masih banyak lagi, untuk mengabdikan momen ini ada baiknya kita foto bersama dan setelahnya jangan lupa menerapkan seluruh ilmu dari Mbah Dragon,” pungkas Umi Masruro, Ketua KOMISI Yogyakarta yang didampingi Dedy Tani Keren (Sekretaris KBC sekaligus sekretaris KOMISI Yogyakarta).

Editor : Farida Denura
Penulis : Angel

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

KBC News Terbaru