Jumat, 23 Januari 2026

Dunia Kutuk Serangan Israel ke Rombongan Diplomat di Tepi Barat


 Dunia Kutuk Serangan Israel ke Rombongan Diplomat di Tepi Barat Dunia Kutuk Serangan Israel ke Rombongan Diplomat di Tepi Barat. (Antaranews)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Sejumlah negara mengecam keras tindakan militer Israel yang menembaki rombongan diplomat asing saat melakukan kunjungan kemanusiaan ke Kota Jenin, Tepi Barat Palestina, Rabu (21/5).

Menurut Kementerian Luar Negeri Palestina, tentara Israel melepaskan tembakan ke arah delegasi diplomat dan jurnalis yang tengah mengikuti peninjauan rutin di Kamp Pengungsi Jenin, tanpa provokasi.

Kementerian Luar Negeri Jerman mengonfirmasi bahwa seorang diplomat dan sopir dari Kantor Perwakilan Jerman di Ramallah turut berada dalam rombongan tersebut.

"Kantor Luar Negeri Federal Jerman mengutuk keras aksi penembakan tanpa provokasi ini. Kami sangat beruntung tidak terjadi hal yang serius bagaimanapun," menurut Kemlu Jerman.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot menyatakan bahwa pemerintahnya akan memanggil Duta Besar Israel di Paris. Ia menegaskan bahwa salah satu diplomat Prancis berada dalam rombongan yang menjadi sasaran tembakan.

Kementerian Luar Negeri Spanyol juga mengutuk insiden tersebut dan menuntut adanya investigasi menyeluruh.

"Kami mendesak penyelidikan segera dan transparan atas tindakan ini," tegas Kemlu Spanyol.

Menlu Spanyol Jose Manuel Albares menyatakan, pihaknya juga sudah memanggil pejabat perwakilan Israel di Madrid terkait insiden tersebut. Ia memastikan seorang diplomat Spanyol ada dalam rombongan yang ditembaki pasukan Zionis itu.

Senada, Irlandia akan menuntut penjelasan dari Israel atas serangan terhadap rombongan diplomat tersebut, di mana dua diplomat Irlandia ikut serta. Perdana Menteri Irlandia Michael Martin mengatakan pihaknya "mengutuk keras tindakan kekerasan tersebut yang agresif dan intimidatif".

Pejabat urusan Timur Tengah dan Afrika Utara di Kemlu Inggris Hamish Falconer turut mendesak penyelidikan penuh dan supaya pelakunya mendapat ganjaran setimpal atas serangan tersebut.

"Kejadian hari ini di Jenin tak dapat diterima. Saya telah berbicara dengan diplomat yang terdampak. Warga sipil harus terus dilindungi dan diplomat tak boleh dihalangi dari pekerjaannya," kata Falconer.

Sembari memanggil duta Israel di negaranya, Kemlu Uruguay juga mendesak rezim Zionis menyelidiki kejadian tersebut dan mengambil langkah untuk melindungi diplomat yang ditugaskan di Palestina.

Menurut seorang sumber Palestina, delegasi diplomat tersebut juga terdiri dari duta-duta besar Yordania, Mesir, dan Maroko, serta para konsul dari Inggris, Yunani, dan Prancis.

Militer Israel mengeklaim bahwa mereka hanya melepaskan tembakan peringatan di dekat rombongan delegasi tersebut karena para diplomat melenceng dari rute yang diizinkan dan memasuki area terlarang.

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru