Kamis, 22 Januari 2026

Penasihat Keamanan Mike Waltz Sebut Dirinya Bertanggung Jawab Penuh atas Kebocoran Rahasia Keamanan AS


  Penasihat Keamanan Mike Waltz Sebut Dirinya Bertanggung Jawab Penuh atas Kebocoran Rahasia Keamanan AS Penasihat Keamanan AS Mike Waltz. (The Guardian)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Penasihat Keamanan Amerika Serikat (AS) Mike Waltz menyatakan dirinya bertanggung jawab penuh atas penambahan jurnalis ke grup Signal yang menyebabkan bocornya informasi rahasia keamanan negara. Meski demikian, dia tidak dapat menjelaskan bagaimana hal itu bisa terjadi

Dalam wawancara dengan Laura Ingraham di Fox, Mike Waltz, bersikeras bahwa dia tidak tahu dan tidak pernah berkirim pesan singkat dengan Jeffrey Goldberg, Pemimpin Redaksi Atlantic yang memiliki banyak koneksi yang ditambahkan ke obrolan grup Signal-nya untuk membahas serangan terhadap Yaman.

“Kami akan menyelidikinya sampai tuntas,” kata Waltz, tentang bagaimana tepatnya Goldberg ditambahkan ke grup Signal yang dibuat di ponselnya.

“Saya baru saja berbicara dengan Elon dalam perjalanan ke sini. Kami memiliki para ahli teknis terbaik yang menyelidiki bagaimana hal ini terjadi," tambah Waltz.

Meskipun ada dugaan bahwa ada semacam gangguan teknis di balik kebocoran informasi pertahanan rahasia yang tidak disengaja, Waltz kemudian memberikan penjelasan yang jauh lebih sederhana. “Apakah Anda pernah memiliki kontak seseorang, yang menunjukkan nama mereka, dan kemudian Anda memiliki nomor orang lain di sana?” tanyanya.

Waltz mengatakan bahwa ia bermaksud menambahkan orang lain ke dalam daftar kontak, dan mengira bahwa ia telah melakukannya, tetapi secara keliru mencantumkan nomor Goldberg di bawah nama orang lain tersebut di kontak teleponnya.

Namun, penjelasan tersebut tampaknya bertentangan dengan klaim berulang penasihat keamanan nasional tersebut, dalam wawancara yang sama, bahwa ia tidak mengenal Goldberg. "Saya tidak mengiriminya pesan teks, ia tidak ada di telepon saya dan kami akan mencari tahu bagaimana ini bisa terjadi," kata Waltz saat meyakinkan Ingraham.

Meskipun Trump mengatakan kepada NBC News  bahwa seorang ajudan Waltz bertanggung jawab atas pencantuman nomor Goldberg di telepon, namun Waltz sendiri mengatakan kepada Ingraham bahwa tidak seorang pun di stafnya yang dapat disalahkan.

"Baiklah, seorang staf tidak bertanggung jawab, dan saya bertanggung jawab penuh, saya yang membangun grup tersebut," katanya.

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru