Loading
Paus Fransiskus Alami Krisis Pernapasan Jumat malam. (Foto: Jawapos.com)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Vatikan menginformasikan Paus Fransiskus Jumat malam mengalami krisis pernapasan yang menyebabkan muntah dan kondisinya memburuk tiba-tiba.
Jumat pagi, Paus Fransiskus menghabiskan waktu dengan latihan pernapasan dan berdoa di kapel Rumah Sakit Gemelli di Roma, tempat dia berjuang melawan pneumonia selama dua minggu terakhir ini.
Pada malam harinya menurut Vatikan, kondisi pernapasan Paus Fransiskus tiba-tiba memburuk. Dokter kemudian memberi ventilasi mekanis non-invasif untuk membantunya bernapas. Tindakan itu mendapat respon yang baik, namun prognosis kondisi Paus dari para dokter belum jelas.
Saat ini dilaporkan The Guardian, Paus Fransiskus dalam kondisi sadar dan berorientasi dengan baik.
Seorang pejabat Vatikan mengatakan krisis pernapasan pada hari Jumat tidak berlangsung lama. Dokter diperkirakan membutuhkan waktu 24-48 jam untuk menilai bagaimana kejadian tersebut akan memengaruhi kondisi klinisnya.
Kejadian itu terjadi setelah tiga hari kesehatan Paus menunjukkan sedikit perbaikan, yang berarti situasinya tidak lagi dianggap kritis.
Pada hari Rabu, pemindaian CT pada dada Paus menunjukkan perkembangan normal dan gagal ginjal ringan yang didiagnosis pada hari Minggu, telah membaik.
Dengan kondisi saat ini, belum jelas berapa lama Paus Fransiskus akan dirawat di rumah sakit. Vatikan mengatakan sebelumnya pada hari Jumat bahwa Paus Fransiskus tidak akan memimpin kebaktian gereja pada tanggal 5 Maret untuk menandai dimulainya Prapaskah.
Paus dirawat di rumah sakit pada tanggal 14 Februari dan kemudian didiagnosis dengan infeksi saluran pernapasan dan pneumonia di kedua paru-parunya.
Ia rentan terhadap infeksi paru-paru karena menderita radang selaput dada saat dewasa muda dan sebagian paru-parunya diangkat saat ia berlatih menjadi pendeta di negara asalnya, Argentina.
Doa malam untuk kesehatan Paus Fransiskus terus diadakan di Basilika Santo Petrus serta di kota-kota di seluruh Italia dan luar negeri.
Doa malam juga diadakan di luar Gemelli, yang telah lama menjadi rumah sakit pilihan bagi Paus.
Paus Fransiskus telah menderita sakit dalam beberapa tahun terakhir. Ia dirawat di rumah sakit pada Maret 2023 karena apa yang akhirnya didiagnosis sebagai pneumonia. Ia juga menjalani operasi usus besar pada Juni 2021. Paus sering terlihat menggunakan kursi roda atau tongkat jalan akibat nyeri saraf skiatik dan masalah lutut.
Sebelum dirawat di rumah sakit, Paus memiliki jadwal yang padat, terutama dengan acara-acara yang berkaitan dengan tahun yubileum Katolik.