Loading
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (The Independent)
WASHINGTON, ARAHKITA.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan untuk membatalkan pertemuan dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yang sudah mereka rencanakan.
Keputusan itu diambil setelah Korea utara melanggar serangkaian janjinya dan memutus komunikasi langsung dengan Amerika Serikat, kata seorang pejabat senior Gedung Putih, Kamis waktu setempat, seperti dilansir Antara dari Reuters.
Dalam briefing kepada wartawan seraya meminta namanya tidak disebutkan, sang pejabat juga mengutipkan ancaman Korea Utara baru-baru ini bahwa negara itu sudah siap menghadapi bentrok nuklir dengan Amerika Serikat.
Baca juga:
Presiden Meksiko Bantah Klaim Trump soal Kartel Kuasai Negara: Dia Tidak Punya Informasi yang Cukup"Kurangnya perhitungan yang aneh ini, yang dikombinasikan dengan janji-janji yang dilanggar selama pekan-pekan terakhir dan penghentian komunikasi langsung oleh Korea Utara dengan Amerika Serikat, menunjukkan kurangnya itikad baik yang besar," kata pejabat AS itu.
"Ada jejak janji-jani yang dilanggar yang membuat Amerika Serikat berhenti," sambung dia.
Baca juga:
Pentagon Batalkan Pengerahan Ribuan Tentara AS ke Polandia, Kongres Mengaku Tak Diberi Tahu