Loading
Kebakaran besar hancurkan Gereja Katedral Notre-Dome Paris. (WUMM)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Warga Paris, Prancis, dihebohkan dengan kebakaran yang terjadi di Gereja Katedral Notre Dame, pada Senin (15/4/2019), waktu setempat.
Menurut pernyataan juru bicara Katedral Notre Dame, Andre Finot, kebakaran salah satu situs warisan dunia UNESCO tersebut telah menghanguskan dua menara lonceng batu ikonik di bagian depan Notre Dame tanpa tersisa sedikit pun.
“Segalanya terbakar. Tak ada yang tersisa dari bingkai (puncak menara Katedral Notre Dame),” ujar Andre Finot.
Melansir dari laman New York Times, dua menara tidak langsung dilahap si jago merah. Api justu lebih dulu membakar bagian kerangka raksasa penyangga bangunan Notre Dame yang terbuat dari kayu.Puncak menara pun akhirnya runtuh setelah tiang penyangga terbakar selama kurang lebih satu jam setelah kebakaran terjadi.
Katedral Dalam Masa Renovasi, Sejumlah Barang Suci Sudah Diamankan
Gereja Notre Dame merupakan bangunan kuno yang dibangun pada abad 12. Katedral yang menampilkan novel klasik Victor Hugo 'The Hunchback of Notre Dame' itu, saat ini tengah dalam tahap renovasi, dengan beberapa bagian di bawah perancah dan patung-patung perunggu dikeluarkan minggu lalu untuk pekerjaan.
Karena sedang direovasi itulah banyak benda koleksi relik katedral dan barang-barang suci lainnya dikabarkan tidak ikut terbakar karena sudah diamankan ditempat yang aman.
Meski begitu, banyak ornamen-ornamen bangunan yang bersejarah telah lenyap dilahap oleh api. Bahkan interior kayu Abad Pertengahan ikut terbakar dan hancur akibat dilahap si jago merah.
Lebih lanjut, pihak pengurus juga mengklaim renovasi bangunan tersebut telah menghabiskan dana sebesar 6,8 juta dolar atau sekira 95 miliar rupiah.
Gereja Notre-Dame merupakan arsitektur bersejarah di pusat kota mode. Sebagai situs warisan dunia UNESCO, gereja ini menjadi magnet para wisatawan dari berbagai belahan dunia. Tiga belas juta wisatawan asing setiap tahunnya mampir untuk mengabadikan momen, berswafoto, hingga mempelajari arsitektur.
Sejumlah petinggi dunia menyampaikan belasungkawa atas kebakaran yang melanda bangunan berusia lebih dari 800 tahun tersebut. Berita mengerikan tentang kebakaran juga telah sampai ke Vatikan. Pihak Vatikan mengaku cukup kaget atas peristiwa tersebut.
"Kami menyatakan kedekatan kami dengan umat Katolik Prancis dan orang-orang di Paris dan kami memastikan doa-doa kami untuk para pemadam kebakaran dan semua orang yang melakukan segala kemungkinan berurusan dengan situasi dramatis ini," kata kata Alessandro Gisotti, juru bicara Vatikan dalam sebuah pernyataan.
Kronologi kebakaran yang terjadi di Gereja Katedral Notre Dame:1. Pukul 18:50. Api mulai terlihat dari atap katedral Notre-Dame. Pemadam kebakaran mulai mendapat informasi awal mengenai kejadian.
2. Pukul 19:07. Seorang wartawan Reuters melihat asap dan api di Notre-Dame dari kejauhan.
3. Pukul 19:40. Api menyebar ke puncak menara katedral Notre-Dame.
4. Pukul 19:40. Presiden Prancis Emmanuel Macron membatalkan sebuah acara televisi di lokasi kejadian. Berniat untuk bergerak meninjau langsung proses pemadaman.
5. Pukul19:53. Puncak menara Gereja Katedral runtuh.
6. Pukul 19:59. Kantor presiden Prancis mengatakan Macron bergegas ke tempat kejadian.
7. Pukul 20:07. Seluruh atap Notre-Dame runtuh, menurut laporan media internasional di lokasi kejadian.
8. Pukul 20.27. Sejumlah warga dievakuasi ke Ile de la Cité Paris, pulau di sisi lain Notre-Dame. Polisi membantu pproses evakuasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti penyebab kebakaran. Petugas masih terus berupaya memadamkan api.