Badai Dahsyat Terjang Jerman Selatan, Banjir Lumpuhkan Bandara Nuremberg dan Ribuan Rumah Padam Listrik


 Badai Dahsyat Terjang Jerman Selatan, Banjir Lumpuhkan Bandara Nuremberg dan Ribuan Rumah Padam Listrik Badai Dahsyat Terjang Jerman Selatan, Banjir Lumpuhkan Bandara Nuremberg dan Ribuan Rumah Padam Listrik. (Ilustrasi Gemini)

BERLIN, ARAHKITA.COM – Gelombang cuaca ekstrem melanda wilayah selatan Jerman. Hujan deras yang disertai badai menyebabkan banjir di sejumlah kota, menghentikan sementara operasional Bandara Nuremberg, serta memicu ribuan panggilan darurat hanya dalam hitungan jam.

Dampak cuaca buruk juga meluas ke berbagai daerah. Jalan-jalan tergenang, ruang bawah tanah rumah terendam, pohon tumbang, hingga pasokan listrik terputus di ribuan rumah. Otoritas setempat pun masih bersiaga karena ancaman hujan lebat diperkirakan berlanjut dalam beberapa hari ke depan.

Kota Nuremberg, Furth, dan Erlangen menjadi wilayah yang paling terdampak setelah badai menerjang pada Selasa malam (14/7/2026). Pusat layanan darurat di Nuremberg menerima lebih dari 3.000 panggilan hanya dalam waktu lima jam akibat banjir yang menggenangi jalan raya, permukiman, dan berbagai fasilitas umum.

Cuaca ekstrem juga memaksa Bandara Nuremberg menghentikan sementara operasionalnya. Sejumlah penerbangan yang dijadwalkan mendarat harus dialihkan ke bandara lain, sementara keberangkatan mengalami penundaan.

Menurut juru bicara bandara, kerusakan terjadi di sejumlah titik akibat pohon tumbang, atap bangunan rusak, serta genangan air yang mengganggu aktivitas operasional.

Belum reda dampak badai pertama, wilayah selatan Jerman kembali dihantam cuaca buruk pada Rabu pagi (15/7/2026). Kali ini, badai disertai hujan es melanda kota Reutlingen dan menyebabkan jalan-jalan kembali terendam.

Petugas pemadam kebakaran dan kepolisian bekerja selama berjam-jam menangani berbagai laporan darurat. Sementara itu, sekitar 6.000 rumah tangga dilaporkan mengalami pemadaman listrik pada dini hari, menurut operator jaringan listrik FairNetz dilansir Antara.

Di wilayah Garmisch-Partenkirchen, enam anggota militer mengalami luka-luka setelah tersambar petir saat berada di luar ruangan. Seluruh korban segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Layanan Cuaca Nasional Jerman memperingatkan bahwa potensi hujan lebat dan badai petir masih mengancam sebagian wilayah selatan negara itu pada Kamis. Kondisi cuaca ekstrem, termasuk hujan deras yang berpotensi memicu banjir lokal, diperkirakan masih dapat berlanjut hingga Jumat.

Otoritas mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap perkembangan cuaca dan mengikuti informasi resmi demi menghindari risiko yang lebih besar.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru