Sejak dua gempa beruntun yang mengguncang pada 24 Juni, Venezuela telah mencatat 1.076 gempa susulan. ANTARA/Xinhua.
CARACAS, ARAHKITA.COM – Dampak gempa besar yang mengguncang Venezuela masih terus dirasakan. Jumlah korban jiwa kembali bertambah menjadi 3.685 orang, sementara puluhan ribu warga masih berjuang menghadapi kondisi pascabencana. Selain menelan ribuan korban, gempa juga memaksa banyak keluarga kehilangan rumah dan tempat tinggal.
Data terbaru yang disampaikan Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, pada Selasa (7/7/2026), menunjukkan sebanyak 16.740 orang mengalami luka-luka akibat bencana tersebut.
Dalam pembaruan yang dibagikan melalui saluran Telegram resminya, Rodriguez juga mengungkapkan bahwa 17.907 warga kehilangan tempat tinggal setelah gempa melanda. Banyak di antara mereka kini masih membutuhkan bantuan kemanusiaan dan tempat penampungan sementara.
Bencana ini bermula ketika dua gempa kuat mengguncang Venezuela pada 24 Juni 2026. Hingga kini, aktivitas seismik masih berlangsung.
Pemerintah Venezuela mencatat telah terjadi 1.076 gempa susulan sejak gempa utama terjadi. Kondisi tersebut membuat proses evakuasi, pencarian korban, dan distribusi bantuan menjadi semakin menantang dikutip Antara.
Otoritas setempat terus memantau perkembangan situasi sambil mengoordinasikan upaya penanganan darurat bagi para korban yang terdampak gempa.