Presiden Meksiko Bantah Klaim Trump soal Kartel Kuasai Negara: Dia Tidak Punya Informasi yang Cukup


 Presiden Meksiko Bantah Klaim Trump soal Kartel Kuasai Negara: Dia Tidak Punya Informasi yang Cukup Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum. (ANTARA/Xinhua)

MEXICO CITY, ARAHKITA.COM – Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, menepis pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menyebut kartel narkoba telah sepenuhnya mengendalikan Meksiko.

Komentar Trump itu disampaikan dalam forum KTT G7 2026. Selain menuding kartel menguasai Meksiko, Trump juga menyebut Sheinbaum sebagai “seorang wanita yang sangat ketakutan”.

Menanggapi hal tersebut, Sheinbaum memilih tidak memperpanjang polemik. Dalam konferensi pers hariannya di Istana Nasional, Mexico City, Kamis (18/6), ia mengatakan bahwa pernyataan serupa sebenarnya bukan pertama kali dilontarkan Trump.

“Dia pernah mengatakan hal itu sebelumnya,” ujar Sheinbaum, seraya menambahkan bahwa Trump memiliki gaya komunikasi yang khas dan tidak semua pernyataannya perlu ditanggapi secara berlebihan.

Menurut Sheinbaum, pernyataan Trump tidak didasarkan pada informasi yang memadai mengenai kondisi sebenarnya di Meksiko.

“Presiden Trump tidak memiliki informasi yang cukup,” katanya.

Pemerintah Klaim Angka Kekerasan Menurun

Untuk membantah tuduhan tersebut, Sheinbaum mengacu pada data resmi pemerintah yang menunjukkan adanya penurunan sejumlah indikator kriminalitas, termasuk kasus pembunuhan yang disengaja.

Ia menegaskan bahwa pemerintahannya terus menjalankan strategi keamanan nasional untuk menekan aktivitas kelompok kriminal dan meningkatkan stabilitas di berbagai wilayah negara.

Sheinbaum juga menyampaikan dukungannya terhadap kinerja kabinet keamanan yang selama ini menjalankan berbagai program penegakan hukum dan pemberantasan kejahatan terorganisasi dikutip Antara.

Tegaskan Kedaulatan Meksiko

Di tengah sorotan terhadap isu keamanan dan peredaran narkoba lintas negara, Sheinbaum menegaskan bahwa Meksiko tidak akan menerima langkah atau kebijakan apa pun yang berpotensi mengganggu kedaulatan nasional.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa pemerintah Meksiko tetap mempertahankan sikap tegas dalam menghadapi kritik dari luar negeri, sekaligus menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan domestik akan dilakukan berdasarkan kebijakan dan kepentingan nasional.

Perbedaan pandangan antara Washington dan Mexico City terkait penanganan kartel narkoba memang bukan hal baru. Namun, pernyataan terbaru Trump kembali memunculkan perdebatan mengenai kondisi keamanan Meksiko serta hubungan kedua negara dalam memerangi kejahatan lintas batas.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru