Parade Juara Arsenal Berujung Ricuh, 24 Orang Ditangkap dan Enam Penusukan Dilaporkan


 Parade Juara Arsenal Berujung Ricuh, 24 Orang Ditangkap dan Enam Penusukan Dilaporkan Parade juara Arsenal di London yang dihadiri ratusan ribu suporter diwarnai insiden keamanan. (Ilustrasi AI)

LONDON, ARAHKITA.COM – Perayaan gelar juara Liga Primer Inggris yang dinanti selama lebih dari dua dekade oleh para pendukung Arsenal berubah menjadi sorotan setelah pihak berwenang melaporkan sejumlah insiden kriminal usai parade kemenangan tim tersebut di London utara.

Kepolisian Metropolitan London mengonfirmasi bahwa sebanyak 24 orang ditahan dan enam kasus penusukan terjadi setelah parade juara Arsenal yang berlangsung pada Minggu (31/5/2026). Meski sebagian besar acara berjalan aman dan tertib, aparat tetap harus menangani sejumlah pelanggaran hukum yang muncul di tengah kerumunan besar suporter.

Parade tersebut menjadi momen bersejarah bagi Arsenal setelah tim putra berhasil mengakhiri penantian 22 tahun untuk kembali menjuarai Liga Primer Inggris. Tidak hanya itu, tim putri Arsenal juga turut merayakan keberhasilan mereka menjuarai kompetisi FIFA Women's Champions Cup musim ini.

Ratusan ribu penggemar memadati jalan-jalan di London utara untuk menyaksikan parade. Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, lebih dari 500 personel kepolisian diterjunkan. Operasi pengamanan juga melibatkan tim pencarian khusus yang menggunakan drone guna memantau situasi dari udara.

Menurut kepolisian, mayoritas pendukung Arsenal merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka secara damai dan bertanggung jawab. Namun, seiring berjalannya waktu, sejumlah insiden mulai terjadi dan membutuhkan penanganan aparat.

Beragam Pelanggaran Berujung Penahanan

Dari total 24 orang yang ditangkap, kasus yang ditangani polisi mencakup dugaan penyerangan terhadap petugas, kekerasan seksual, penganiayaan berat, pelanggaran ketertiban umum, hingga tindak pidana yang berkaitan dengan narkotika.

Selain itu, empat kendaraan operasional kepolisian dilaporkan mengalami kerusakan di kawasan Islington. Hingga kini, penyelidikan terkait perusakan tersebut masih terus dilakukan dikutip Antara.

Enam Kasus Penusukan Terjadi Setelah Kerumunan Bubar

Situasi semakin memprihatinkan ketika malam tiba dan sebagian besar peserta parade mulai meninggalkan lokasi. Polisi menerima laporan enam insiden penusukan yang terjadi di sekitar area perayaan.

Beruntung, sebagian besar korban dilaporkan tidak mengalami luka serius. Namun, seorang pria berusia sekitar 20 tahun sempat berada dalam kondisi kritis dan mengancam jiwa setelah dilarikan ke rumah sakit. Kondisinya kini dilaporkan stabil dan terus mendapatkan perawatan.

Sebagai langkah pencegahan, kepolisian memberlakukan Section 60, sebuah kewenangan khusus yang memungkinkan petugas melakukan penghentian dan penggeledahan terhadap individu di wilayah tertentu tanpa harus memiliki alasan khusus sebagaimana prosedur normal.

Kebijakan tersebut diterapkan sepanjang malam untuk mencegah terjadinya tindak kriminal lanjutan dan menjaga keamanan masyarakat di sekitar lokasi parade.

Komandan Stuart Bell, yang memimpin operasi pengamanan acara tersebut, menegaskan bahwa seluruh insiden yang terjadi masih dalam proses penyelidikan. Kepolisian juga terus mengumpulkan bukti serta keterangan saksi guna mengungkap pelaku dalam setiap kasus yang dilaporkan.

Meski perayaan gelar Arsenal menjadi momen yang membahagiakan bagi para pendukung klub, insiden yang terjadi setelah parade menjadi pengingat bahwa keamanan publik tetap menjadi prioritas utama dalam setiap perayaan berskala besar.

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru