Loading
Ilustrasi Bendera Iran dan AS Gemini AI
ISTANBUL, ARAHKITA.COM – Amerika Serikat dan Iran dikabarkan semakin dekat mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang berlangsung, menurut sejumlah laporan media internasional.
Laporan dari media Axios menyebutkan bahwa hambatan utama dalam perundingan saat ini hanya tinggal pada “penyusunan kata-kata” dalam draf kesepakatan. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump disebut belum mengambil keputusan akhir terkait dokumen tersebut.
Di sisi lain, The Washington Times melaporkan bahwa Washington dan Teheran berencana mengumumkan finalisasi rancangan kesepakatan damai pada Minggu (24/5/2026).
Trump sendiri sebelumnya mengatakan kepada CBS News bahwa kedua pihak kini “semakin dekat” untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri konflik.
“Semakin dekat,” ujar Trump singkat dalam pernyataannya kepada media.
Negosiasi antara Washington dan Teheran disebut turut melibatkan jalur perantara melalui Islamabad, terutama terkait isu strategis seperti pembukaan Selat Hormuz, kekhawatiran atas program nuklir Iran, serta pencabutan sanksi ekonomi.
Laporan dari Fox News juga menyebutkan bahwa Trump telah melakukan komunikasi dengan sejumlah pemimpin Timur Tengah terkait perkembangan pembicaraan tersebut.
Baca juga:
Uni Eropa Siap Hadapi Tarif Impor AS 10 Persen, Waspadai Ancaman Kenaikan yang Lebih TinggiSeorang diplomat yang dikutip menyebutkan bahwa proses perundingan menunjukkan kemajuan signifikan.
“Pembicaraan tersebut sangat positif. Kemajuan baik tengah dibuat,” ujar diplomat tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa para pemimpin kawasan memberikan dukungan terhadap proses diplomasi yang sedang berlangsung.
“Pemimpin kawasan sangat mendukung kemajuan dan terobosan Presiden Trump yang tercapai dalam pembicaraan tersebut,” tambahnya.
Jika kesepakatan ini benar-benar tercapai, maka ini akan menjadi salah satu perkembangan diplomatik paling signifikan dalam hubungan AS–Iran dalam beberapa tahun terakhir.