Loading
Presiden China Xi Jinping berbincang bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat melakukan pertemuan pribadi di Zhongnanhai, Beijing, ibu kota China, Jumat (15/5/2026). ANTARA/Xinhua/Li Xiang/aa.
BEIJING, ARAHKITA.COM – Pemerintah China menilai pertemuan antara Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump berlangsung sukses dan menghasilkan sejumlah kesepahaman penting bagi hubungan kedua negara.
Pernyataan itu disampaikan diplomat tertinggi China, Wang Yi, usai kunjungan kenegaraan Donald Trump ke Beijing pada 13–15 Mei 2026.
Menurut Wang Yi, kedua pemimpin menjalani komunikasi yang intens dan mendalam selama rangkaian agenda pertemuan berlangsung. Ia menyebut interaksi keduanya tidak hanya dilakukan dalam forum resmi, tetapi juga melalui jamuan penyambutan, pertemuan pribadi, hingga kunjungan bersama.
Baca juga:
Ledakan Tambang Batu Bara di Tiongkok Tewaskan 82 Orang, Operasi Penyelamatan Masih Berlangsung“Pertemuan mereka mencakup pembicaraan resmi, jamuan penyambutan, pertemuan pribadi, dan kunjungan,” ujar Wang Yi kepada awak media, Jumat (15/5/2026).
Ia mengungkapkan bahwa Xi Jinping dan Donald Trump menghabiskan hampir sembilan jam dalam berbagai sesi diskusi dan interaksi. Suasana pertemuan disebut berlangsung hangat dengan semangat saling menghormati, menjaga perdamaian, serta membangun kerja sama yang lebih luas.
Menurut Wang, hasil terpenting dari pertemuan tersebut adalah adanya kesepakatan politik antara China dan Amerika Serikat untuk membangun hubungan bilateral yang lebih konstruktif dan stabil di tengah dinamika global saat ini.
Selain itu, kedua negara juga menyatakan komitmen untuk memperluas kerja sama di berbagai bidang strategis. Mulai dari diplomasi, militer, ekonomi dan perdagangan, kesehatan, pertanian, hingga sektor pariwisata dan pertukaran budaya antarmasyarakat dikutip Antara.
Baca juga:
Uni Eropa Siap Hadapi Tarif Impor AS 10 Persen, Waspadai Ancaman Kenaikan yang Lebih TinggiTak hanya itu, kerja sama di bidang penegakan hukum juga menjadi bagian dari pembahasan kedua pemimpin negara tersebut.
Pemerintah China menilai kesepahaman yang dicapai dalam pertemuan Xi dan Trump dapat menjadi dorongan baru bagi hubungan Beijing-Washington di masa mendatang, sekaligus membuka peluang dialog yang lebih intensif antara dua kekuatan besar dunia itu.