Biksu Senior Buddha di Sri Lanka Ditangkap, Diduga Terlibat Kasus Pelecehan Remaja


 Biksu Senior Buddha di Sri Lanka Ditangkap, Diduga Terlibat Kasus Pelecehan Remaja Yang Mulia Pallegama Hemarathana Thero, salah satu biksu berpangkat tinggi yang memiliki posisi terhormat dalam komunitas Buddhis di Sri Lanka..(Facebook | DGI Sri Lanka)

JAKARTA, ARHKITA.COM  - Sri Lanka tengah diguncang kasus yang menyita perhatian publik setelah seorang biksu Buddha senior ditangkap atas dugaan pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap seorang remaja perempuan berusia 15 tahun.

Tokoh agama yang ditangkap tersebut adalah Yang Mulia Pallegama Hemarathana Thero, salah satu biksu berpangkat tinggi yang memiliki posisi terhormat dalam komunitas Buddhis di Sri Lanka. Ia diketahui menjabat sebagai kepala prelatus sekaligus penjaga delapan situs suci Buddhis di negara itu.

Kasus ini menjadi sorotan besar karena melibatkan figur agama yang selama ini dikenal memiliki pengaruh kuat, baik secara sosial maupun politik di Sri Lanka.

Dilaporkan dan dikutip dari BBC⁠, penangkapan dilakukan setelah adanya pengajuan dari otoritas perlindungan anak Sri Lanka. Sebelumnya, lembaga tersebut sempat mengkritik pihak kepolisian karena dinilai lambat bertindak, meskipun nama sang biksu telah disebut sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Hingga kini, Pallegama Hemarathana belum memberikan pernyataan publik terkait tuduhan yang diarahkan kepadanya. Ia dijadwalkan menjalani sidang lanjutan pada 12 Mei mendatang.

Dalam perkembangan kasus tersebut, ibu dari korban yang diduga juga ikut ditangkap dan ditahan. Ia didakwa membantu serta bersekongkol dalam dugaan tindakan pelecehan yang terjadi.

Saat penangkapan berlangsung pada Sabtu lalu, Pallegama Hemarathana diketahui tengah menjalani perawatan di sebuah rumah sakit swasta di Kolombo. Hakim kemudian memutuskan agar ia dipindahkan ke rumah sakit penjara Kolombo selama proses hukum berjalan.

Tak hanya itu, pengadilan juga memerintahkan otoritas imigrasi untuk mencegah kemungkinan sang biksu meninggalkan Sri Lanka.

Penangkapan seorang biksu Buddha, terlebih tokoh dengan posisi tinggi seperti Pallegama Hemarathana, tergolong sangat jarang terjadi di Sri Lanka. Di negara tersebut, kalangan biksu memiliki posisi yang sangat dihormati dan sering kali berpengaruh dalam dinamika sosial maupun politik nasional.

Kasus ini pun memicu perhatian luas masyarakat dan menjadi perbincangan hangat di berbagai media internasional.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru