Sabtu, 29 Agustus 2026

Tembakan di Hotel Hilton Washington, Trump: Kita Hidup di Dunia yang Gila


 Tembakan di Hotel Hilton Washington, Trump: Kita Hidup di Dunia yang Gila Arsip foto Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara kepada pers di Washington. (Antaranews)

WASHINGTON, ARAHKITA.COM — Suasana formal yang seharusnya berlangsung hangat berubah tegang dalam hitungan detik. Insiden penembakan terjadi saat jamuan makan malam antara pejabat pemerintah dan jurnalis Gedung Putih di Hotel Hilton Washington, Sabtu malam (25/4/2026).

Dalam situasi yang mendadak mencekam itu, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, justru menunjukkan sikap yang tidak biasa. Ia mengaku tidak merasa takut, bahkan ketika risiko cedera mengintai.

“Saya tidak khawatir. Saya paham dengan kehidupan. Kita hidup di dunia yang gila,” ujar Trump dalam wawancaranya di program 60 Minutes yang tayang Minggu (26/4/2026).

Detik-Detik Mencekam di Tengah Jamuan Resmi

Acara yang dihadiri pejabat tinggi dan awak media itu seketika berubah kacau saat suara tembakan terdengar. Para tamu, termasuk Trump dan istrinya, segera dievakuasi oleh petugas keamanan.

Prosedur pengamanan langsung diberlakukan secara ketat. Dalam situasi darurat tersebut, aparat bergerak cepat untuk mengendalikan kondisi dan memastikan keselamatan seluruh tamu undangan.

Tersangka Ditangkap, Agen Secret Service Terluka

Tak lama setelah kejadian, aparat berhasil mengamankan pelaku. Tersangka diketahui bernama Cole Allen, yang disebut-sebut memiliki pandangan kritis terhadap kebijakan pemerintah Amerika Serikat, khususnya terkait dukungan terhadap Ukraina.

Dalam insiden ini, satu agen Secret Service dilaporkan mengalami cedera saat menjalankan tugas pengamanan.

Ketegangan Politik dan Keamanan yang Meningkat

Peristiwa ini kembali menyoroti kompleksitas situasi keamanan di Amerika Serikat, terutama di tengah dinamika politik global. Kritik terhadap kebijakan luar negeri, termasuk soal bantuan ke Ukraina, kerap memicu reaksi keras dari berbagai pihak.

Meski demikian, respons Trump yang terkesan santai justru menjadi sorotan tersendiri. Pernyataannya mencerminkan pandangan bahwa risiko adalah bagian dari realitas yang harus dihadapi, bahkan di level kepemimpinan tertinggi.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru