Trump Sebut AS Siap Buka Selat Hormuz Jika Ada “Perkembangan Positif” dengan Iran


 Trump Sebut AS Siap Buka Selat Hormuz Jika Ada “Perkembangan Positif” dengan Iran Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengadakan konferensi pers di Ruang Briefi

JAKARTA, ARAHKITA.COM  — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Washington siap membuka kembali Selat Hormuz, namun hanya jika tercapai kesepakatan dengan Iran atau terjadi perkembangan yang dinilai “sangat positif”.

“Kami memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz, dan akan dibuka jika mereka mencapai kesepakatan atau terjadi perkembangan yang sangat positif,” kata Trump kepada wartawan, Kamis (23/4/2026).

Trump juga menyinggung potensi ekonomi Iran jika jalur pelayaran strategis tersebut kembali dibuka. Ia menyebut Iran bisa memperoleh hingga 500 juta dolar AS per hari, sehingga menurutnya Amerika Serikat tidak bisa membiarkan hal itu terjadi tanpa adanya kesepakatan yang jelas.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran. Sebelumnya, pada 28 Februari, Amerika Serikat bersama Israel dilaporkan melakukan serangan ke sejumlah target di Iran yang menimbulkan kerusakan serta korban sipil.

Setelah insiden tersebut, kedua negara menyepakati gencatan senjata selama dua minggu yang dimulai pada 7 April. Namun, perundingan lanjutan yang dilakukan di Islamabad dilaporkan tidak membuahkan hasil.

Meski tidak ada pernyataan resmi mengenai dimulainya kembali konflik, Amerika Serikat disebut tetap melanjutkan kebijakan blokade terhadap pelabuhan Iran, termasuk pengawasan ketat di kawasan Selat Hormuz.

Pada 21 April, Trump kembali menegaskan bahwa gencatan senjata akan diperpanjang, sembari mempertahankan tekanan militer melalui blokade angkatan laut di jalur strategis tersebut.

Selat Hormuz sendiri dikenal sebagai salah satu jalur pengiriman minyak paling penting di dunia, yang menghubungkan Teluk Persia dengan perairan internasional dan menjadi titik vital perdagangan energi global.

 

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru