Loading
Peringatan tsunami dan perintah evaluasi ditayangkan di televisi NHK, Senin malam (8/12/2025).(Foto: Tangkapan layar NHK World)
JAKARTA, ARAHKITA.COM — Gempa bumi kuat kembali mengguncang Jepang. Pada Senin sore (20/4/2026), gempa dengan magnitudo 7,4 terjadi di lepas pantai timur laut Jepang dan langsung memicu peringatan tsunami di sejumlah wilayah pesisir.
Berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi Jepang, pusat gempa berada di kedalaman sekitar 10 kilometer di bawah permukaan laut. Getaran kuat terasa di wilayah Tohoku hingga Hokkaido, memicu kewaspadaan tinggi di area pesisir.
Ancaman Tsunami hingga 3 Meter
Pemerintah Jepang memperingatkan potensi tsunami setinggi hingga 3 meter di beberapa wilayah, terutama di Prefektur Iwate serta sebagian pesisir Hokkaido dan Aomori.
Sementara itu, wilayah lain seperti Miyagi dan Fukushima diperkirakan mengalami tsunami dengan ketinggian sekitar 1 meter.
Gelombang tsunami bahkan dilaporkan The Asahi Shimbun telah mencapai beberapa titik, termasuk Pelabuhan Hachinohe di Aomori, Pelabuhan Kuji, serta Kota Miyako di Prefektur Iwate.
Puluhan Wilayah Keluarkan Evakuasi
Sebagai langkah antisipasi, setidaknya 25 kotamadya—mayoritas berada di wilayah Tohoku—telah mengeluarkan instruksi evakuasi bagi warga. Penduduk di area pesisir diminta segera menjauh dari pantai dan menuju tempat yang lebih tinggi.
Di Prefektur Aomori, Kota Hashikami mencatat intensitas gempa di atas level 5 dalam skala Jepang. Getaran dengan intensitas lebih rendah juga dirasakan di sejumlah kota lain seperti Hachinohe, Morioka, hingga Tome di Prefektur Miyagi.
Transportasi Terganggu, Pemerintah Lakukan Evaluasi
Dampak gempa juga dirasakan pada sektor transportasi. Layanan kereta cepat Tohoku Shinkansen sempat dihentikan sementara, khususnya pada rute Tokyo hingga Shin-Aomori, guna memastikan keselamatan penumpang.
Perdana Menteri Sanae Takaichi menyatakan bahwa pemerintah tengah melakukan evaluasi cepat untuk mengetahui dampak gempa, baik terhadap korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur.
Warga Diminta Tetap WaspadaOtoritas Jepang mengimbau masyarakat untuk tetap siaga terhadap kemungkinan gempa susulan serta perubahan kondisi laut. Peringatan tsunami masih berlaku di sejumlah wilayah hingga situasi dinyatakan benar-benar aman.