Trump Desak Iran Hentikan Biaya Kapal di Selat Hormuz di Tengah Gencatan Senjata


 Trump Desak Iran Hentikan Biaya Kapal di Selat Hormuz di Tengah Gencatan Senjata Arsip foto Presiden Amerika Serikat Donald Trump ANTARAAnadolupy

WASHINGTON, ARAHKITA.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan keras terkait kebijakan maritim Iran di kawasan strategis Selat Hormuz.

Melalui platform Truth Social, Trump menyinggung adanya laporan bahwa Iran mengenakan biaya kepada kapal tanker yang melintas di jalur pelayaran tersebut. Ia menilai kebijakan itu tidak seharusnya dilakukan.

“Ada laporan bahwa Iran mengenakan biaya kepada kapal-kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz. Sebaiknya mereka tidak melakukan itu dan, jika mereka melakukannya, sebaiknya hentikan sekarang!” tulis Trump.

Pernyataan ini muncul di tengah kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan antara Amerika Serikat dan Iran yang sebelumnya diumumkan pada 7 April 2026. Dalam kesepakatan tersebut, Iran juga disebut menyetujui pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai jalur perdagangan internasional.

Di sisi lain, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengonfirmasi rencana pertemuan lanjutan dengan pihak Amerika Serikat yang akan digelar di Islamabad pada Jumat mendatang.

Namun ketegangan masih menyisakan perbedaan pandangan. Trump menyebut bahwa penghentian serangan Israel di Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan dengan Iran, karena keterlibatan kelompok Hizbullah.

Sementara itu, pihak Iran menilai situasi tersebut sebagai bentuk pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang telah disepakati bersama Washington.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa meski ada upaya diplomasi, dinamika konflik di Timur Tengah masih sangat rapuh dan berpotensi kembali memanas.

 

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru