Loading
Konflik Timur Tengah paksa promotor F1 batalkan agenda F1 GP Bahran dan Arab Saudi. (Foto: The Race)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Dunia balap mobil kembali terkena dampak ketegangan geopolitik. Federasi Automobil Internasional (FIA) resmi membatalkan dua seri balapan Formula 1 Grand Prix Bahrain dan Grand Prix Arab Saudi setelah konflik di Timur Tengah semakin memanas.
Keputusan ini diambil menyusul meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran, yang memicu kekhawatiran terkait keamanan di kawasan tersebut.
Dua balapan yang semula dijadwalkan berlangsung pada April 2026 itu akhirnya dicoret dari kalender musim ini. Pembatalan tersebut juga berdampak pada beberapa ajang pendukung, termasuk Formula 2, Formula 3, dan F1 Academy yang biasanya digelar dalam rangkaian akhir pekan balapan Formula 1.
Keputusan Sulit Demi Keamanan
CEO Formula 1 Stefano Domenicali mengatakan keputusan tersebut bukan hal mudah, tetapi dianggap paling tepat dalam situasi saat ini.
Menurutnya, kondisi keamanan di kawasan Timur Tengah membuat penyelenggaraan balapan berisiko tinggi.
“Meskipun ini keputusan yang sulit, namun dalam situasi saat ini ini adalah langkah yang paling tepat,” ujar Domenicali dalam pernyataan resmi Formula 1, Senin (16/3/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada FIA dan para promotor lokal yang telah mendukung keputusan tersebut.
Domenicali berharap Formula 1 dapat kembali menggelar balapan di kedua negara tersebut ketika situasi keamanan sudah memungkinkan.
FIA: Keselamatan Jadi Prioritas
Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem menegaskan bahwa keselamatan semua pihak menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan olahraga motorsport.
Menurutnya, Bahrain dan Arab Saudi memiliki peran penting dalam kalender balap Formula 1, namun kondisi kawasan yang tidak stabil membuat pembatalan menjadi pilihan paling bijak.
“Kami berharap bisa kembali ke Bahrain dan Arab Saudi segera setelah situasi memungkinkan,” kata Ben Sulayem dikutip Antara.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh promotor, mitra, dan tim kejuaraan yang telah bekerja sama secara konstruktif hingga keputusan ini diambil.
Kalender F1 Kini Punya Jeda Panjang
Dengan dibatalkannya dua seri tersebut, kalender Formula 1 musim 2026 akan mengalami jeda cukup panjang.Setelah Grand Prix Jepang pada 29 Maret, tidak akan ada balapan selama sekitar 35 hari.
Sebelumnya, GP Bahrain dijadwalkan berlangsung pada 12 April, sementara GP Arab Saudi pada 19 April.Namun kini kedua slot tersebut tidak akan digantikan dengan balapan lain.
Balapan berikutnya baru akan digelar pada Grand Prix Miami pada 3 Mei 2026.
Situasi ini membuat para tim dan pembalap memiliki waktu lebih panjang untuk mempersiapkan diri sebelum kembali bertarung di lintasan.