Loading
Arsip foto Presiden Amerika Serikat Donald Trump ANTARAAnadolupy
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengkritik keras pemerintah Spanyol karena dianggap tidak bekerja sama dengan AS. Trump menegaskan kemungkinan memutus hubungan perdagangan sebagai respons atas ketidakkooperatifan Spanyol.
“Tidak, mereka tidak bekerja sama. Saya rasa mereka sama sekali tidak kooperatif. Spanyol. Saya rasa mereka sangat buruk… Kami mungkin akan menghentikan perdagangan dengan Spanyol,” ujar Trump kepada wartawan, Rabu (11/3/2026).
Trump menekankan bahwa Madrid mendapat perlindungan dari keanggotaan NATO, namun menolak membayar bagian yang seharusnya. Menurutnya, perilaku ini telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Baca juga:
Pemerintah Indonesia Tegaskan tak Akan Izinkan Pembangunan Pangkalan Militer Asing di Tanah AirKetegangan antara Washington dan Madrid meningkat setelah Spanyol menolak memberikan izin bagi militer AS untuk menggunakan pangkalan mereka dalam serangan ke Iran awal Maret lalu. Trump menyebut tindakan ini sebagai salah satu alasan utama untuk mempertimbangkan penghentian perdagangan.
Selain itu, Trump juga menyoroti keputusan Spanyol mempertahankan target belanja pertahanan sebesar 2 persen, yang menurutnya kurang memadai.
Pada 4 Maret, Karoline Leavitt, Sekretaris Pers Gedung Putih, menyatakan bahwa pemerintah Spanyol mulai bekerja sama dengan AS “beberapa jam terakhir” setelah sebelumnya menolak izin penggunaan pangkalan militer.
Namun, Menteri Luar Negeri Jose Manuel Albarez membantah klaim Gedung Putih dan menegaskan bahwa posisi pemerintah Spanyol tetap tidak berubah.
Ketegangan ini menandai babak baru dalam hubungan bilateral AS-Spanyol yang sebelumnya relatif stabil, khususnya dalam isu keamanan dan perdagangan internasional.