Korsel Kerahkan Ratusan Petugas, Kebakaran Hutan Hamyang Masih Sulit Dikendalikan


 Korsel Kerahkan Ratusan Petugas, Kebakaran Hutan Hamyang Masih Sulit Dikendalikan Ilustrasi - Kebakaran hutan. (UNSPLASH/Issy Bailey)

JAKARTA, ARAHKITA.COM — Upaya pemadaman kebakaran hutan di Korea Selatan masih berlangsung intensif. Hingga Senin (23/2/2026), ratusan petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk menahan laju api agar tidak merambat ke kawasan permukiman warga.

Kebakaran yang mulai berkobar sejak Sabtu itu terjadi di Kabupaten Hamyang, Provinsi Gyeongsang Selatan. Selama tiga hari terakhir, api telah melalap sekitar 190 hektar lahan hutan. Hingga Senin pagi, tingkat pengendalian kebakaran baru mencapai 32 persen.

Mengutip laporan Yonhap, Dinas Kehutanan Korea menyebutkan bahwa kondisi medan yang curam serta hembusan angin kencang menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman. Faktor tersebut membuat api mudah menyebar dan menyulitkan petugas di lapangan.

Untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas, otoritas kehutanan mengerahkan lebih dari 600 personel yang bekerja sejak malam hari. Selain itu, sebanyak 51 helikopter diturunkan guna membantu pemadaman dari udara, terutama di area yang sulit dijangkau kendaraan darat.

Perhatian pemerintah pusat juga tertuju pada insiden ini. Perdana Menteri Kim Min-seok menyempatkan diri mengunjungi lokasi kebakaran pada Senin. Dalam kunjungannya, ia meninjau langsung proses penanganan kebakaran sekaligus memberikan dukungan moril kepada para petugas yang berjibaku di lapangan dilansir Antara.

Sehari sebelumnya, Dinas Kehutanan telah menetapkan status respons kebakaran hutan Level 2. Status ini diberlakukan ketika luas area terdampak melebihi 100 hektar, kecepatan angin rata-rata melampaui 11 meter per detik, atau proses pemadaman diperkirakan berlangsung lebih dari 48 jam.

Tak hanya itu, Badan Pemadam Kebakaran Nasional Korea juga mengeluarkan perintah mobilisasi pemadam kebakaran secara nasional. Langkah tersebut diambil untuk memastikan ketersediaan personel dan peralatan dalam menghadapi potensi meluasnya kebakaran.

Hingga kini, upaya pemadaman masih terus dilakukan sambil memantau perkembangan cuaca yang sangat memengaruhi keberhasilan pengendalian api.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru