Loading
Sejumlah warga berbelanja dekorasi perayaan Festival Musim Semi di sebuah mal di Beijing, China, Sabtu (31/1/2026). ANTARA/Xinhua/Li Xin/aa.
BEIJING, ARAHKITA.COM – Pemerintah China menyiapkan langkah besar untuk memanaskan kembali roda ekonomi melalui kampanye belanja khusus selama liburan Festival Musim Semi. Program yang berlangsung sembilan hari ini dirancang untuk mendorong konsumsi masyarakat, memperkaya aktivitas budaya, sekaligus menghidupkan kembali denyut pasar domestik.
Kementerian Perdagangan China menjelaskan bahwa kampanye tersebut akan digelar pada 15–23 Februari 2026. Inisiatif ini melibatkan kolaborasi lintas kementerian dan mencakup enam sektor utama: kuliner, akomodasi, transportasi, pariwisata, belanja, serta hiburan. Pemerintah ingin memastikan momen liburan tidak hanya menjadi ajang pertemuan keluarga, tetapi juga penggerak ekonomi yang nyata.
Beragam program telah disiapkan. Mulai dari promosi jamuan makan dan acara reuni keluarga, diskon untuk peralatan rumah tangga serta renovasi hunian, hingga peningkatan kapasitas transportasi agar mobilitas masyarakat lebih lancar. Di sisi lain, berbagai event budaya dan pariwisata berskala nasional juga akan digelar untuk menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara.
Tak ketinggalan, pusat-pusat komersial di kota besar bakal menjadi panggung utama promo belanja. Potongan harga tiket bioskop, festival kuliner, hingga bazar tematik diharapkan mampu menciptakan atmosfer belanja yang lebih hidup dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Pemerintah juga memperluas program tukar tambah dengan subsidi lebih besar untuk produk konsumen. Kebijakan ini diarahkan untuk membantu toko ritel fisik tetap kompetitif di tengah gempuran perdagangan digital sekaligus mendorong masyarakat mengganti barang lama dengan produk baru yang lebih efisien dikutip Antara.
Perhatian khusus diberikan bagi wisatawan internasional. Otoritas setempat berencana memperbaiki ekosistem pembayaran, baik melalui kartu bank, dompet digital, maupun transaksi tunai. Tujuannya agar turis asing merasa lebih nyaman berbelanja dan berwisata di berbagai kota di China.
Festival Musim Semi memang selalu menjadi musim belanja paling dinamis di China. Tradisi pulang kampung, makan bersama, jalan-jalan, hingga saling memberi hadiah membuat perputaran uang meningkat tajam setiap tahun. Momentum inilah yang ingin dioptimalkan pemerintah sebagai motor pertumbuhan.
Di tengah upaya memperkuat permintaan domestik, kebijakan ini diharapkan mampu menjaga optimisme pasar dan membuka ruang pemulihan ekonomi yang lebih luas. Dengan kombinasi hiburan, wisata, dan insentif belanja, China ingin memastikan liburan kali ini menjadi titik awal kebangkitan konsumsi nasional.