Korea Selatan Bangkit dari Darurat Demografi, Angka Kelahiran Naik, Tertinggi dalam 18 Tahun


 Korea Selatan Bangkit dari Darurat Demografi, Angka Kelahiran Naik, Tertinggi dalam 18 Tahun Korea Selatan Bangkit dari Darurat Demografi, Angka Kelahiran Naik, Tertinggi dalam 18 Tahun. (Allkpop)

SEOUL, ARAHKITA.COM - Jumlah kelahiran di Korea Selatan menunjukkan tren pemulihan yang signifikan. Sepanjang Januari hingga November tahun lalu, jumlah bayi yang lahir melampaui 230.000, mencatatkan kenaikan 6,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini menjadi laju pertumbuhan tertinggi dalam 18 tahun terakhir.

Data tersebut tercantum dalam laporan Tren Populasi November 2025 yang dirilis Kantor Data Nasional pada 28 Januari. Pada November saja, tercatat 20.710 kelahiran, meningkat 627 bayi atau 3,1 persen dibandingkan November tahun sebelumnya.

Secara bulanan, angka kelahiran November merupakan yang tertinggi sejak November 2019, ketika 23.727 bayi lahir. Pemerintah menilai peningkatan ini menunjukkan pemulihan bertahap angka kelahiran ke level sebelum pandemi COVID-19.

Tren positif ini, dilansir Allkpop, telah berlangsung selama 17 bulan berturut-turut sejak Juli tahun lalu. Sejumlah faktor dinilai berkontribusi, mulai dari meningkatnya angka pernikahan, bertambahnya populasi perempuan usia 30-an, hingga perubahan persepsi masyarakat yang semakin positif terhadap persalinan.

Secara kumulatif, jumlah kelahiran dari Januari hingga November mencapai 233.708 bayi, naik 13.647 kelahiran dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini menjadi total tertinggi untuk periode Januari–November sejak 2021, serta mencatatkan pertumbuhan tahunan terbesar sejak 2007, ketika lonjakan kelahiran mencapai 10,4 persen.

Dengan tren tersebut, jumlah kelahiran tahunan diperkirakan kembali meningkat untuk tahun kedua berturut-turut, melanjutkan pertumbuhan yang telah terlihat pada 2024.

Sementara itu, tingkat kesuburan total pada November berada di angka 0,79, meningkat 0,02 dibandingkan tahun sebelumnya. Tingkat kesuburan tahunan juga diperkirakan mendekati 0,8, sejalan dengan proyeksi Kantor Anggaran Majelis Nasional yang sebelumnya memperkirakan angka tersebut mencapai 0,80.

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru