Loading
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (ANTARA/Anadolu)
ANKARA, ARAHKITA.COM – Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan menegaskan bahwa jalur diplomasi merupakan satu-satunya cara untuk menyelesaikan isu nuklir Iran. Pemerintah Turkiye, kata Erdogan, siap mendukung setiap langkah dan upaya konstruktif yang mengarah pada penyelesaian damai.
Pernyataan tersebut disampaikan Erdogan saat menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam pertemuan bilateral yang digelar di Istanbul, Jumat (30/1/2026).
Dalam pertemuan itu, Erdogan turut menyampaikan salam hangat kepada Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei serta Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa bangsa Iran mampu melewati berbagai tantangan yang dihadapi saat ini melalui persatuan nasional.
Baca juga:
Trump Klaim Sudah Berbicara dengan Iran“Presiden Erdogan menegaskan bahwa diplomasi adalah satu-satunya solusi bagi isu nuklir Iran dan menekankan kesiapan Turkiye untuk mendukung segala bentuk upaya serta langkah konstruktif ke arah tersebut,” demikian pernyataan Kedutaan Besar Iran di Ankara usai pertemuan.
Menurut Erdogan, stabilitas kawasan hanya dapat terwujud melalui dialog dan pendekatan damai, bukan melalui tekanan atau konfrontasi. Turkiye pun berkomitmen memainkan peran aktif dalam mendorong komunikasi dan kerja sama antarnegara terkait isu sensitif tersebut.
Pertemuan antara Erdogan dan Menlu Iran ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral sekaligus membahas isu-isu strategis kawasan, termasuk keamanan regional dan perkembangan geopolitik Timur Tengah.