Senin, 26 Januari 2026

Polisi Iran Tangkap Ratusan Pengikut Kerusuhan di Beberapa Provinsi


 Polisi Iran Tangkap Ratusan Pengikut Kerusuhan di Beberapa Provinsi Kendaraan-kendaraan yang rusak selama kerusuhan baru-baru ini terlihat di Teheran, Iran pada 21 Januari 2026. (Xinhua/Shadati)

TEHERAN, ARAHKITA.COM – Kepolisian Iran menangkap lebih dari 200 orang yang terlibat kerusuhan di sejumlah provinsi, kata kantor berita Tasnim, Minggu (25/1/2026). Penangkapan itu menyasar pengikut demonstrasi dan individu yang dianggap memprovokasi kekacauan.

“Kami berhasil menahan lebih dari 150 orang di Kota Yazd. Selain itu, 19 orang ditangkap di Provinsi Semnan, termasuk 15 di Shahrud yang diduga merusak fasilitas publik dan kendaraan aparat,” ungkap pernyataan kepolisian yang dikutip Tasnim, seperti yang dikutip dari Antara.

Selain itu, petugas intelijen berhasil mengamankan 40 perusuh di Provinsi Golestan utara. “Para tersangka kedapatan membawa senjata dan barang-barang terlarang lainnya,” tambah laporan Tasnim.

Gelombang protes ini muncul sejak akhir Desember 2025 akibat meningkatnya inflasi dan melemahnya mata uang lokal, rial. Di sejumlah kota, demonstrasi berkembang menjadi bentrokan dengan aparat keamanan, menimbulkan laporan korban di antara aparat maupun pengunjuk rasa.

Seorang pengamat politik dari Tehran University, Dr. Mahdi Karimi, mengatakan, “Ketegangan ekonomi menjadi bahan bakar utama protes, namun aksi kekerasan membuat situasi lebih sulit dikendalikan oleh aparat.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru