Loading
pesawat Trump, Air Force One, gangguan listrik, putar balik ke AS, Joint Base Andrews, Trump ke Davos, World Economic Forum, WEF Davos. (beritakini)
WASHINGTON, ARAHKITA.COM – Pesawat yang membawa Presiden Amerika Serikat Donald Trump terpaksa berbalik arah dan kembali ke AS, tak lama setelah lepas landas pada Selasa malam (20/1) waktu setempat. Pesawat kepresidenan Air Force One itu semula dijadwalkan terbang menuju Davos, Swiss, untuk menghadiri World Economic Forum (WEF).
Gedung Putih menyebut ada gangguan kelistrikan kecil yang terdeteksi setelah pesawat mengudara. Demi alasan keamanan, kru memutuskan untuk memutar balik dan kembali mendarat di Joint Base Andrews, pangkalan militer dekat Washington.
Informasi itu disampaikan lewat akun Rapid Response milik Gedung Putih di platform X.
“Setelah lepas landas, awak AF1 mengidentifikasi adanya masalah kelistrikan kecil. Sebagai langkah kehati-hatian, AF1 kembali ke Joint Base Andrews. Presiden dan tim akan naik pesawat lain dan melanjutkan perjalanan ke Swiss,” tulis akun tersebut dikutip Antara.
Meski sempat tertunda, perjalanan Trump ke Davos tetap dilanjutkan. Ia dan rombongan disebut akan menggunakan pesawat pengganti untuk meneruskan rute menuju Swiss.
Sebelum keberangkatan, Trump sempat melontarkan komentar singkat kepada wartawan. Ia menyebut perjalanan ini bakal penuh kejutan.“Ini akan menjadi perjalanan yang menarik. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, tetapi Anda terwakili dengan baik,” ujar Trump.
Davos sendiri menjadi salah satu agenda global yang menarik perhatian, karena mempertemukan pemimpin negara, pelaku industri besar, hingga tokoh ekonomi dunia untuk membahas arah kebijakan dan situasi geopolitik terbaru.