Selasa, 20 Januari 2026

Ancaman Tarif 10% hingga 25%: Uni Eropa Siapkan Langkah Balasan untuk AS


 Ancaman Tarif 10% hingga 25%: Uni Eropa Siapkan Langkah Balasan untuk AS Presiden Dewan Eropa Antonio Costa pada Minggu (18/1/2026). (Antaranews)

BRUSSELS, ARAHKITA.COM — Presiden Dewan Eropa Antonio Costa menegaskan bahwa Uni Eropa (UE) siap membela diri dari segala bentuk koersi atau tekanan politik-ekonomi, menyusul memanasnya ketegangan terkait ancaman tarif Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang dikaitkan dengan isu Greenland.

Dalam unggahan di platform X pada Minggu (18/1), Costa menyampaikan bahwa konsultasi yang ia lakukan bersama negara-negara anggota UE memperkuat satu hal: dukungan dan solidaritas blok Eropa untuk Denmark dan Greenland tetap utuh.

Costa menilai, langkah tarif sepihak—jika benar-benar diberlakukan—bukan hanya akan mengganggu stabilitas ekonomi, tapi juga berpotensi merusak hubungan transatlantik yang selama ini menjadi fondasi kemitraan Eropa dan Amerika Serikat. Ia mengingatkan bahwa kebijakan tarif tersebut juga tidak sejalan dengan semangat kesepakatan perdagangan UE–AS.

“UE siap membela diri terhadap segala bentuk koersi,” tegas Costa dalam pernyataannya dikutip Antara.

Sebagai tindak lanjut, Costa menyebut dirinya akan menggelar pertemuan luar biasa Dewan Eropa dalam beberapa hari ke depan untuk menyusun koordinasi dan respons bersama.

Sebelumnya, Trump pada Sabtu (17/1/2026) mengunggah pernyataan bahwa AS akan memberlakukan tarif 10% mulai 1 Februari terhadap barang impor dari delapan negara Eropa. Ia bahkan memperingatkan, tarif itu dapat meningkat menjadi 25% mulai 1 Juni, dan akan terus berlaku sampai ada kesepakatan yang memungkinkan “pembelian penuh dan total Greenland.”

Di hari yang sama, Financial Times melaporkan bahwa Uni Eropa tengah mempertimbangkan skenario balasan—mulai dari penerapan tarif senilai 93 miliar euro terhadap AS, hingga opsi lain berupa pembatasan akses perusahaan-perusahaan Amerika Serikat ke pasar UE.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru