Loading
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (ANTARA/Anadolu/aa.)
HAMILTON, KANADA, ARAHKITA.COM — Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi menginstruksikan penarikan Amerika Serikat dari 66 organisasi internasional, melalui penandatanganan Memorandum Kepresidenan pada Rabu (7/1/2026).
Langkah ini menandai fase baru kebijakan luar negeri AS di bawah Trump, yang kembali menekankan pendekatan America First. Pemerintah menyebut banyak organisasi internasional tersebut tidak lagi sejalan dengan kepentingan nasional, keamanan, dan kedaulatan Amerika.
Alasan Penarikan: Kedaulatan dan Anggaran Negara
Dalam pernyataan resmi yang dirilis Gedung Putih, memorandum tersebut memerintahkan seluruh departemen dan lembaga eksekutif AS untuk menghentikan partisipasi dan pendanaan terhadap 35 organisasi non-PBB serta 31 entitas di bawah PBB.
Pemerintah AS menilai sejumlah organisasi itu kerap:
“Penarikan ini akan menghentikan keterlibatan dana publik Amerika dalam lembaga-lembaga yang lebih mengutamakan agenda global dibanding kepentingan rakyat AS,” demikian pernyataan Gedung Putih.
Fokus Dialihkan ke Prioritas Domestik
Pemerintahan Trump menegaskan bahwa anggaran yang sebelumnya dialokasikan ke organisasi internasional akan dialihkan ke sektor domestik strategis. Fokus utama mencakup pembangunan infrastruktur, penguatan kesiapan militer, keamanan perbatasan, serta perlindungan perusahaan-perusahaan Amerika dari intervensi asing.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya mengembalikan kendali penuh kebijakan nasional ke tangan pemerintah AS, sekaligus menekan pemborosan anggaran.
Organisasi Global yang Terdampak
Salah satu penarikan paling signifikan adalah dari Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim, yang menjadi payung utama negosiasi iklim global dan dasar Perjanjian Paris.
Selain itu, AS juga menghentikan dukungan terhadap Dana Kependudukan PBB, lembaga yang selama ini menyediakan layanan kesehatan seksual dan reproduksi di berbagai negara, namun kerap menuai kritik dari kalangan konservatif di AS.
Beberapa penarikan sebelumnya yang kembali ditegaskan antara lain dari Organisasi Kesehatan Dunia, UNESCO, serta Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina.
Penarikan di Luar Lingkup PBB
Tak hanya dari badan PBB, Washington juga memutuskan keluar dari sejumlah forum keamanan dan demokrasi internasional. Di antaranya Forum Kontraterorisme Global, Institut Internasional untuk Demokrasi dan Bantuan Pemilu, serta Kemitraan untuk Kerja Sama Atlantik.
Selain itu, berbagai organisasi teknis dan penelitian juga terdampak, termasuk lembaga di bidang lingkungan, sumber daya alam, ketenagakerjaan, pendidikan, hingga kerja sama data dan industri.
Pemerintah AS menyebut lembaga-lembaga tersebut terlalu birokratis, tidak efektif, atau tidak relevan dengan kepentingan strategis Amerika saat ini.
Dampak Global dan Respons Dunia
Kebijakan ini diperkirakan akan memicu reaksi beragam dari komunitas internasional, terutama karena AS selama ini menjadi salah satu penyumbang dana terbesar bagi banyak organisasi global. Namun bagi pemerintahan Trump, keputusan tersebut dianggap sebagai langkah tegas untuk memperkuat posisi nasional dan mengurangi ketergantungan pada mekanisme multilateral.