Selasa, 27 Januari 2026

Zohran Mamdani Cetak Sejarah, Jadi Wali Kota Muslim Pertama New York City


 Zohran Mamdani Cetak Sejarah, Jadi Wali Kota Muslim Pertama New York City Wali Kota New York, Amerika Serikat, Zohran Mamdani. ANTARA/Anadolu/aa.

WASHINGTON, ARAHKITA.COM – Sejarah baru tercipta di Amerika Serikat. Zohran Mamdani resmi dilantik sebagai Wali Kota New York City, menjadikannya pemimpin pertama kota tersebut yang berasal dari kalangan Muslim dan keturunan Asia Selatan. Prosesi pelantikan berlangsung Rabu (31/12/2025) malam, sesaat menjelang pergantian Tahun Baru 2026.

Mamdani mengucapkan sumpah jabatan dengan menggunakan Al-Qur’an, sebelum secara sah memimpin kota terbesar di Amerika Serikat itu. Upacara pelantikan digelar secara tertutup di stasiun kereta bawah tanah City Hall, sebuah lokasi bersejarah yang dibangun pada 1904 dan tidak lagi digunakan sejak 1945.

Sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Jaksa Agung Negara Bagian New York, Letitia James, dengan Mamdani didampingi keluarga terdekat, termasuk sang istri, Rama Duwaji.

“Ini bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi kemenangan bagi New York yang inklusif, adil, dan memberi ruang bagi semua,” ujar Mamdani dalam pernyataan singkat usai pelantikan.

Menurut laporan media AS, terdapat dua Al-Qur’an bersejarah yang digunakan dalam prosesi tersebut. Salah satunya milik kakek Mamdani, sementara satu lagi berasal dari koleksi Arturo Schomburg, penulis dan sejarawan kulit hitam ternama, yang dipinjamkan oleh Perpustakaan Umum New York.

Pada Kamis sore waktu setempat, Mamdani dijadwalkan mengikuti upacara pelantikan terbuka yang akan dipimpin oleh senator progresif asal Vermont, Bernie Sanders.

Di usia 34 tahun, Mamdani juga mencatatkan sejarah sebagai wali kota New York City pertama yang lahir di Afrika. Ia lahir di Uganda dari orang tua berdarah India. Kemenangannya dalam pemilihan wali kota pada 4 November lalu diraih setelah mengalahkan mantan Gubernur New York Andrew Cuomo serta kandidat Partai Republik Curtis Sliwa.

Kemenangan ini dinilai sebagai tonggak penting bagi kubu progresif Partai Demokrat. Selama masa kampanye, Mamdani dikenal vokal mengusung isu biaya hidup yang terjangkau dan perluasan layanan sosial.

“Pemerintah kota harus hadir untuk memastikan warganya bisa hidup layak, dari transportasi hingga tempat tinggal,” kata Mamdani dalam salah satu pidato kampanyenya.

Ia berjanji menghadirkan layanan bus gratis, memperluas akses perawatan anak, membuka toko kebutuhan pokok milik kota, memperbanyak hunian terjangkau, serta menaikkan upah minimum New York City hingga 30 dolar AS pada 2030, seperti yang dikutip dari Antara.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru