Loading
Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim Pertama New York City. (Antaranews/Antara/Anadolu/aa)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Zohran Mamdani resmi dilantik sebagai Wali Kota New York City pada Rabu malam menjelang Tahun Baru 2026. Pelantikan tersebut mencatatkan sejarah baru karena Mamdani menjadi wali kota pertama di kota terbesar Amerika Serikat yang berasal dari kalangan Muslim dan keturunan Asia Selatan.
Usai mengucapkan sumpah jabatan dengan menggunakan Al-Quran, Mamdani secara resmi memimpin New York City. Upacara pelantikan berlangsung di stasiun kereta bawah tanah City Hall yang sudah tidak beroperasi. Stasiun bersejarah tersebut dibangun pada 1904 dan ditutup pada 1945.
Pembacaan sumpah jabatan dipimpin oleh Jaksa Agung New York, Letitia James, dengan Mamdani didampingi oleh anggota keluarganya, termasuk sang istri, Rama Duwaji. Setelah pelantikan tertutup tersebut, Mamdani dijadwalkan mengikuti upacara terbuka pada Kamis sore waktu setempat yang dipimpin oleh senator asal Vermont, Bernie Sanders.
Sejumlah media Amerika Serikat melaporkan bahwa terdapat dua Al-Quran yang digunakan dalam prosesi pelantikan. Salah satunya merupakan milik kakek Mamdani, sementara yang lain adalah Al-Quran milik penulis dan sejarawan kulit hitam Arturo Schomburg yang dipinjamkan oleh Perpustakaan Umum New York.
Pada usia 34 tahun, Mamdani juga mencatat sejarah sebagai Wali Kota New York City pertama yang lahir di Afrika. Ia lahir di Uganda dari orang tua keturunan India sebelum kemudian berkiprah di dunia politik Amerika Serikat.
Mamdani, dilansir Antara, memenangkan pemilihan wali kota New York City pada 4 November lalu. Ia mengalahkan mantan Gubernur New York Andrew Cuomo serta kandidat Partai Republik Curtis Sliwa. Kemenangan tersebut dipandang sebagai tonggak penting bagi kelompok progresif di Partai Demokrat.
Mengusung ideologi sosialis demokrat, Mamdani selama masa kampanye menitikberatkan isu keterjangkauan biaya hidup dan perluasan layanan sosial. Ia berjanji menyediakan layanan bus gratis, memperluas akses perawatan anak, membuka toko grosir milik kota, meningkatkan ketersediaan hunian terjangkau, serta menaikkan upah minimum kota hingga 30 dolar AS per jam pada 2030.