Loading
Arsip foto - Petugas kepolisian Jerman. )ANTARA/Anadolu)
BERLIN, ARAHKITA.COM - Sebuah aksi pembobolan bank berskala besar menghebohkan Jerman. Kawanan pencuri dilaporkan berhasil menguras uang tunai dan barang berharga senilai sekitar 30 juta euro atau hampir Rp588 miliar dari sebuah bank simpanan di Kota Gelsenkirchen, negara bagian Nordrhein-Westfalen.
Kepolisian setempat mengungkapkan bahwa sekitar 3.200 kotak deposit milik 2.500 nasabah menjadi sasaran dalam kejahatan yang disebut sebagai salah satu pembobolan brankas terbesar dalam sejarah kriminal Jerman. Peristiwa ini baru terungkap pada Senin (29/12/2025) malam, meski aksi diduga telah berlangsung sejak akhir pekan.
Sejumlah saksi mata mengaku melihat beberapa pria mencurigakan membawa tas-tas besar di area tangga gedung parkir yang bersebelahan langsung dengan bank pada Sabtu malam. Petunjuk itu kini menjadi fokus penyelidikan aparat.
Rekaman kamera pengawas turut memperkuat dugaan polisi. Dalam video tersebut, tampak sebuah mobil berwarna hitam meninggalkan lokasi pada Senin dini hari. Kendaraan itu diketahui dikemudikan oleh orang-orang bertopeng.
“Dari hasil penelusuran pelat nomor, mobil tersebut merupakan kendaraan curian dari Kota Hanover,” ujar seorang juru bicara kepolisian kepada media setempat.
Ia menegaskan bahwa aksi kejahatan ini dilakukan dengan perencanaan matang.
“Pembobolan ini dilakukan dengan sangat profesional. Pelaku jelas memiliki pengetahuan teknis mendalam serta motif kejahatan yang besar untuk mengeksekusi operasi sebesar ini,” katanya.
Berdasarkan temuan awal, para pelaku masuk ke dalam gedung bank melalui ruang arsip setelah melewati gedung parkir dan sejumlah pintu pengaman. Mereka kemudian menggunakan bor khusus untuk menjebol dinding hingga menembus ruang brankas utama.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti di tempat kejadian perkara dan masih memburu pelaku yang diduga berjumlah lebih dari satu orang.
Insiden ini memicu kemarahan nasabah. Sekitar 200 orang terlihat berkumpul di depan kantor cabang bank di Distrik Buer, Selasa (30/12/2025), untuk menuntut penjelasan dari pihak bank.
Dalam suhu dingin, para nasabah berteriak, “Kami ingin masuk, kami ingin masuk!” Situasi sempat memanas ketika beberapa orang berhasil menerobos petugas keamanan dan masuk ke lobi bank. Aparat kepolisian akhirnya dikerahkan untuk mengamankan pintu masuk dan menenangkan massa.