Loading
Arsip - Warga sipil Kamboja di dekat perbatasan dengan Thailand mengungsi ke tempat penampungan yang aman di Siem Reap, Kamboja (8/12/2025). (ANTARA/Xinhua/HO-Agence Kampucheaua Presse/aa)
SA KAEO, ARAHKITA.COM – Ketegangan di wilayah perbatasan antara Thailand dan Kamboja mulai mereda. Dampaknya, ribuan warga yang sebelumnya mengungsi di Thailand timur kini berangsur kembali ke rumah masing-masing, menyusul diberlakukannya gencatan senjata selama 72 jam.
Pemerintah Provinsi Sa Kaeo mencatat arus kepulangan berlangsung stabil sejak Selasa (30/12/2025), seiring membaiknya kondisi keamanan di kawasan perbatasan. Dari sekitar 17.000 warga atau lebih dari 5.000 keluarga yang sempat berlindung di 40 pusat evakuasi, kini hanya sekitar 20 persen yang masih bertahan di lokasi pengungsian.
Sebagian besar warga yang belum kembali berasal dari area yang sebelumnya masuk dalam zona pertempuran aktif. Sementara itu, pengungsi dari wilayah yang relatif aman, seperti Aranyaprathet, telah lebih dulu pulang ke rumah mereka.
Otoritas setempat menjelaskan, sejumlah warga memilih menunggu lampu hijau dari tim penjinak bahan peledak sebelum kembali ke wilayah berisiko tinggi. Proses sterilisasi area masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa bahan berbahaya. Izin kepulangan ke kawasan tersebut diperkirakan mulai diberikan pada Rabu sore.
“Keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pemulangan,” ujar perwakilan otoritas setempat dilansir Antara.