Loading
Palestina menyambut pengakuan bersejarah dari Inggris, Kanada, dan Australia. Langkah ini dinilai sebagai dorongan besar bagi solusi dua negara dan perdamaian ANTARA FOTO/Reno Esnir/hma/bar.
RAMALLAH, ARAHKITA.COM – Pemerintah Palestina menyampaikan apresiasi mendalam atas langkah Inggris, Kanada, dan Australia yang resmi mengakui kedaulatan Negara Palestina. Langkah ini dipandang sebagai keputusan berani yang sejalan dengan hukum internasional serta resolusi legitimasi global.
Dalam pernyataan resminya pada Minggu (21/9/2025), Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina menilai keputusan tersebut lahir dari komitmen kuat negara-negara tersebut untuk mengakhiri pendudukan dan mendorong perdamaian di kawasan. Tidak hanya itu, pengakuan ini juga diharapkan dapat membawa stabilitas serta kemakmuran bagi Timur Tengah dan dunia.
Palestina menegaskan kesiapan pemerintahannya untuk membangun hubungan erat dengan Inggris, Kanada, dan Australia di berbagai bidang. Bagi Palestina, pengakuan tersebut merupakan pengakuan atas hak-hak sah rakyatnya sekaligus upaya melindungi solusi dua negara dari ancaman pendudukan yang berkelanjutan, termasuk genosida, kelaparan, pengusiran, hingga aneksasi wilayah.
Baca juga:
Israel Tuduh Zohran Mamdani Sebarkan Antisemitisme di Hari Pertama Menjabat Wali Kota New YorkKeputusan tiga negara itu juga dipandang memberi energi baru bagi upaya internasional yang dipimpin Arab Saudi dan Prancis dalam mengimplementasikan “Deklarasi New York.” Inisiatif ini menekankan penyelesaian konflik melalui jalur politik dan negosiasi serta penguatan kembali penghormatan terhadap hukum internasional.
Lebih lanjut, Palestina menyerukan agar negara-negara lain, khususnya Amerika Serikat, segera mengikuti langkah serupa dengan mengakui Palestina sesuai hukum internasional dan pendapat Mahkamah Internasional (ICJ). Mereka berharap dunia berdiri di “sisi sejarah yang benar” demi mengakhiri ketidakadilan yang menimpa rakyat Palestina serta menjamin hak mereka untuk menentukan nasib sendiri dilansir Antara.
Kementerian Luar Negeri Palestina juga menekankan bahwa penghentian segera agresi Israel terhadap rakyat Palestina merupakan kunci untuk membangun kepercayaan, membuka jalan politik baru, dan mencapai perdamaian yang berkelanjutan.