Kamis, 29 Januari 2026

Inggris Siap Akui Palestina sebagai Negara Setelah Kunjungan Donald Trump Usai


 Inggris Siap Akui Palestina sebagai Negara Setelah Kunjungan Donald Trump Usai Arsip foto - Seorang wanita di tengah kerumunan massa mengibarkan bendera Palestina saat warga Inggris turun ke jalan dalam unjuk rasa di London Inggris, Sabtu (11/11/2023). ANTARA/Xinhua/Li Ying/am.

LONDON, ARAHKITA.COM – Inggris dikabarkan akan segera mengakui Palestina sebagai negara berdaulat, sebuah langkah diplomatik penting yang disebut akan diumumkan setelah kunjungan kenegaraan Presiden Amerika Serikat Donald Trump berakhir akhir pekan ini. Kabar tersebut pertama kali diungkap oleh The i Paper dengan mengutip sumber dari pemerintahan Inggris.

Rencana pengakuan ini sejatinya sudah disampaikan oleh Perdana Menteri Keir Starmer pada Juli lalu. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa Inggris siap mendukung Palestina dalam sidang Majelis Umum PBB di New York pada September, kecuali jika Israel menunjukkan langkah konkret memperbaiki kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza dan bersedia menyepakati gencatan senjata.

Namun, keputusan itu sempat ditunda. Pemerintah menilai pengumuman di tengah kunjungan Trump bisa memperburuk hubungan dengan Washington, terlebih Trump bersama Menteri Luar Negeri Marco Rubio secara terbuka menyatakan dukungan penuh terhadap operasi militer Israel di Gaza.

Meski begitu, pemerintah Inggris menegaskan bahwa pengakuan terhadap Palestina bukan sekadar sikap politik, melainkan upaya menjaga komitmen solusi dua negara — formula yang selama ini didukung komunitas internasional untuk mengakhiri konflik Israel-Palestina.

“Memiliki negara yang berdaulat adalah hak yang tidak bisa dicabut dari rakyat Palestina, dan hal ini penting agar solusi dua negara tetap realistis untuk diwujudkan,” kata juru bicara Perdana Menteri Starmer dikutip Antara.

Sejauh ini, lebih dari 147 negara sudah mengakui Palestina secara resmi. Tahun lalu, Irlandia, Norwegia, dan Spanyol bergabung dalam daftar tersebut. Prancis juga tengah menyiapkan langkah serupa di forum PBB, yang akan menjadikannya sebagai negara G7 pertama yang mengakui Palestina.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru