Jumat, 04 September 2026

Jenazah Staf KBRI Lima Zetro Leonardo Purba Diperkirakan Tiba di Indonesia 9 September


 Jenazah Staf KBRI Lima Zetro Leonardo Purba Diperkirakan Tiba di Indonesia 9 September Penata Kanselerai Muda Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lima, Peru, Zetro Leonardo Purba, dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban penembakan di Lima, Senin malam (1/9) waktu setempat. /ANTARA/HO-KBRI Lima

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan jenazah Zetro Leonardo Purba, staf KBRI Lima yang meninggal dunia akibat penembakan pekan lalu, akan dipulangkan ke tanah air pada Selasa, 9 September 2025.

Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl A. Mulachela, menjelaskan bahwa koordinasi pemulangan jenazah saat ini masih berlangsung dengan pihak keluarga dan layanan transportasi khusus pengiriman jenazah.

“Jika prosesnya lancar, jenazah diharapkan tiba di Indonesia pada 9 September 2025,” kata Vahd dalam siaran video yang diterima di Jakarta, Minggu.Proses autopsi jenazah Zetro telah rampung dilakukan oleh kepolisian Peru beberapa hari yang lalu. Sebelumnya, Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha, menyebut jenazah Zetro bisa dipulangkan dalam waktu dekat.

“Rencananya dalam beberapa hari ke depan, jenazah Zetro sudah bisa dipulangkan ke Indonesia,” ungkap Judha saat menjawab pertanyaan wartawan, Sabtu (6/9/2025) dikutip Antara.

Zetro Leonardo Purba, yang menjabat sebagai Penata Kanselerai Muda di KBRI Lima, tewas ditembak oleh orang tak dikenal pada Senin (1/9/2025) di dekat tempat tinggalnya di wilayah Lince, Lima. Laporan media setempat menyebutkan korban terkena tiga tembakan beberapa meter dari rumahnya.Staf KBRI ini baru lima bulan bertugas di Lima setelah sebelumnya menjalankan tugas di Konsulat Jenderal RI (KJRI) Melbourne.

Merespons insiden ini, Wakil Menteri Luar Negeri, Anis Matta, menyatakan bahwa Kemlu akan meninjau ulang skema perlindungan bagi diplomat dan staf RI di luar negeri.

Sementara itu, KBRI Lima terus berkoordinasi dengan kepolisian Peru untuk memastikan proses investigasi berjalan transparan. Kepolisian setempat juga bekerja sama dengan kejaksaan untuk menelusuri motif dan pelaku penembakan, serta memberikan pengawasan ekstra kepada keluarga Zetro yang masih berada di Peru.

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru