Kamis, 22 Januari 2026

Diduga Bom Bunuh Diri, Meledak di Pospam Kartasura


 Diduga Bom Bunuh Diri, Meledak di Pospam Kartasura Ilustrasi: Ledakan bom. (Kabar)

SUKAHARJO, ARAHKITA.COM - Sebuah bom bunuh diri telah meledak di Pospam 1 Tugu Kartasura di Jalan Ahmad Yani, Bundaran Kartasura, Kabupaten Sukoharjo pada Senin (3/6/2019) malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Kepala Biro Penerangan Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya masih menunggu laporan dari Densus 88 Antiteror Polri mengenai terjadinya dugaan bom bunuh diri di Pos Pengamanan Tugu Kartasura, Solo, Jawa Tengah, Senin malam.

"Sabar, kami masih menunggu dari Densus dulu atau menunggu rilis resmi dari Kapolda Jateng. Saya sedang koordinasi dengan Jateng," kata Brigjen Dedi saat dihubungi, Senin (3/6/2019) malam.

Sebelumnya terjadi kasus dugaan bom bunuh diri di Pos Pengamanan I Tugu Kartasura pada Senin (3/6/2019) sekitar pukul 22.20 WIB malam.  

Awalnya ada seorang tak dikenal menggunakan kaos berwarna hitam dan celana jeans serta memakai headset berjalan menuju Pos Pengamanan Tugu Kartasura. Orang tersebut duduk di trotoar di depan pos.

Lalu sepuluh menit kemudian terjadi ledakan di depan pos yang mengakibatkan orang tersebut mengalami luka-luka. Belum diketahui orang tak dikenal tersebut merupakan korban atau pelaku peristiwa ledakan tersebut.

Sejumlah petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bom Kartasura yang terjadi pada Senin (3/5/2019) pukul 22.30 WIB.

Pantauan di lapangan, tepatnya di pertigaan Tugu Tani, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, hingga saat ini terlihat Tim Inafis tengah meninjau bekas ledakan. Terlihat kondisi pos pantau bagian depan rusak.

Sementara itu, sejumlah petugas polisi lain mengamankan kondisi di sekitar TKP yang dipenuhi oleh warga yang melihat.

Salah satu saksi mata Vino mengatakan sebelumnya mendengar ada bunyi ledakan yang awalnya dikira ban meletus.

"Saat mau mendekat saya tidak diperbolehkan oleh polisi. Kemudian saya lihat ada pria yang tergeletak di depan pos pantau," katanya.

Ia mengatakan pria tersebut terlihat bersimbah darah namun masih dalam kondisi hidup.

"Tadi saya lihat kakinya gerak-gerak. Bajunya sudah berantakan," katanya sebagaimana diberitakan Antara.

Berdasarkan informasi, saat ini pria yang diduga pelaku pengeboman sudah dibawa ke RS PKU Kartasura.

Sementara itu, sekitar pukul 00.26 WIB Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel terlihat mendatangi lokasi kejadian. Meski demikian, ia belum memberikan keterangan kepada awak media.

 

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hukum & Kriminalitas Terbaru