Loading
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. (Antara)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Polda Metro Jaya tengah menyelidiki insiden seorang pria berinisial DM yang diduga dilempar dari lantai dua Pasar Grogol, Jakarta Barat. Peristiwa tersebut terjadi pada 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB dan sempat menjadi sorotan setelah videonya beredar luas di media sosial.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto mengatakan bahwa korban merupakan warga Palmerah, Jakarta Barat. Namun, polisi belum memastikan kebenaran informasi yang menyebut korban sengaja dilempar dari lantai dua.
"Terkait informasi yang menyebutkan korban dilempar dari lantai dua, hal tersebut masih dalam proses penyelidikan," kata Budi dalam keterangannya, Sabtu (16/5/2026).
Meski demikian, Budi membenarkan bahwa korban diduga menjadi korban pengeroyokan di wilayah hukum Polsek Grogol Petamburan.
"Korban mengalami peristiwa tersebut di kawasan Weston atau Pasar Grogol dan kemudian dibawa ke RS Tarakan," ucap Budi.
Berdasarkan keterangan awal dari sejumlah saksi, insiden bermula dari keributan di lokasi kejadian. Situasi kemudian memanas hingga berlanjut ke lantai dua Pasar Grogol.
"Korban diduga dikeroyok oleh beberapa orang, lalu terjatuh ke lantai dasar dan tidak sadarkan diri," tutur Budi.
Saat ini, polisi telah menerima laporan dan melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi, hingga mendalami pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
Sebelumnya, sebuah video yang diunggah akun Instagram @balewartawanjakpus10 memperlihatkan seorang pria yang tengah dirawat di rumah sakit dan disebut sebagai korban pengeroyokan di Jakarta Barat.
Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa korban awalnya berusaha melerai pertengkaran antara pacarnya dengan seorang perempuan di lokasi. Namun, ia justru diduga menjadi sasaran penganiayaan oleh lebih dari 15 remaja.
Korban disebut mengalami pengeroyokan, diduga dilempar dari lantai dua, lalu kembali dipukuli dan diinjak-injak setelah terjatuh ke lantai dasar. Polisi masih mendalami seluruh informasi tersebut untuk mengungkap kronologi lengkap dan menetapkan pihak yang bertanggung jawab.