Céline Dion Kembali ke Panggung dengan Gemilang, Membuka Olimpiade Paris 2024


 Céline Dion Kembali ke Panggung dengan Gemilang, Membuka Olimpiade Paris 2024 Celine Dion tampil gemilang di pembukaan Olimpiade Paris 2024. Foto The Guardian

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Céline Dion kembali dengan gemilang di panggung pada upacara pembukaan Olimpiade Paris.

Penyanyi bintang yang telah didiagnosis dengan kelainan neurologis langka yang membuat otot-otot menegang kaku (neurological disorder stiff person syndrome) itu, menyanyikan Hymne A L’Amour karya Edith Piaf di Menara Eiffel untuk jutaan penonton global. Itu adalah penampilan langsung pertamanya di atas panggung sejak awal 2020.

Dion muncul bermandikan cahaya, ditemani pianis dan cincin Olimpiade di atasnya, membawakan lagu tahun 1950 yang menggetarkan. Lagu itu awalnya ditulis oleh Piaf untuk kekasihnya, petinju Marcel Cerdan, yang meninggal dalam kecelakaan pesawat.

Pembawa acara NBC dan pemenang American Idol Kelly Clarkson terharu melihat penampilannya dan menyebut Dion sebagai "atlet" atas apa yang telah dicapainya, demikian dilansir The Guardian.

Dion sebelumnya pernah tampil di Olimpiade Atlanta pada tahun 1996 dan tahun ini bergabung dalam pesta global Olimpiade Paris 2024.

"Setiap kali saya kembali ke Paris, saya ingat masih banyak keindahan dan kegembiraan yang bisa saya alami di dunia ini," tulis Dion dalam unggahan media sosialnya. 

"Saya cinta Paris, dan saya sangat senang bisa kembali!"

Meskipun ada rumor bahwa Dion akan menerima U$ 2 juta untuk penampilannya, hal ini kemudian dibantah panitia Olimpiade Paris.

"Bertentangan dengan beberapa laporan media, para penampil di upacara Olimpiade Paris 2024 tidak akan menerima bayaran atas penampilan mereka," kata juru bicara Olimpiade kepada Page Six.

"Keputusan mereka untuk tampil dalam kondisi seperti ini mencerminkan keinginan mereka untuk menjadi bagian dari acara bersejarah bagi Prancis dan dunia olahraga," ujar juru bicara tersebut.

Penyakit Celine Dion

Sebelumnya, Dion didiagnosis dengan kondisi penyakit yang sangat langka pada tahun 2022 dan dia mengatakan kondisi tersebut menyebabkan dia kesulitan saat berjalan dan tidak memungkinkan menggunakan pita suara untuk bernyanyi seperti biasa.

Pada tahun 2023, Dion membatalkan Courage World Tour-nya karena kesehatannya. Tidak ada obat yang diketahui untuk sindrom autoimun langka yang membuat otot-otot menegang kaku..

Penyanyi itu merinci kesulitan-kesulitan yang dialaminya dalam film terbarunya I Am: Celine Dion yang telah menjadi film dokumenter Amazon yang paling banyak ditonton sepanjang masa. 

Kesuksesan itu juga memengaruhi jumlah streaming musiknya dengan peningkatan yang dilaporkan sebesar 33% di seluruh dunia. 

"Jika saya tidak bisa berlari, saya akan berjalan. Jika saya tidak bisa berjalan, saya akan merangkak. Dan saya tidak akan berhenti. Saya tidak akan berhenti," katanya dalam film itu.

Selama sesi jumpa pers untuk film tersebut, Dion mengatakan bahwa tingkat keparahan kejang ototnya sedemikian rupa sehingga telah mematahkan tulang rusuknya dan pada bulan April ia berbagi bahwa ia menjalani terapi fisik dan vokal lima kali seminggu.

Minggu ini, ada laporan yang belum dikonfirmasi bahwa Dion berada dalam tahap akhir untuk menetapkan tempat tinggal baru di Las Vegas.

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hiburan Terbaru