Pengusaha teknologi Elon Musk. ANTARA/HO-X @elonmusk
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Ambisi Elon Musk di dunia kecerdasan buatan (AI) kembali mencuri perhatian. Kali ini, miliarder sekaligus pendiri xAI itu mengungkapkan bahwa Grok Imagine, teknologi AI generatif yang dikembangkannya, tengah dipersiapkan untuk memproduksi film layar lebar berjudul The Odyssey.
Melalui unggahan di platform X, Musk mengatakan versi AI dari kisah epik karya Homer tersebut ditargetkan selesai sebelum akhir 2026.
"Sebelum tahun ini berakhir, Grok Imagine akan membuat film panjang The Odyssey yang akurat secara historis dan sesuai karya seni Homer," tulis Musk.
Dalam unggahan yang sama, Musk juga membagikan film pendek berdurasi sekitar tiga menit hasil kreasi AI bertema The Odyssey yang sebelumnya diunggah oleh seorang pengguna X. Pernyataan tersebut dikutip dari laporan Variety, Rabu (22/7/2026) waktu setempat.
Pernyataan Musk kembali mengingatkan publik pada kritik keras yang pernah ia lontarkan terhadap adaptasi The Odyssey garapan sutradara Christopher Nolan. Pada Maret lalu, Musk menyoroti keputusan memilih Lupita Nyong'o sebagai pemeran Helen of Troy. Ia bahkan menuduh Nolan melakukan pemilihan pemain demi mengejar penghargaan, komentar yang memicu perdebatan luas di media sosial.
Baca juga:
Netflix Akuisisi Startup AI Milik Ben Affleck Rp10,5 Triliun, Sang Aktor Kini Jadi Penasihat SeniorNamun, kritik tersebut tidak menghalangi kesuksesan film produksi Universal Pictures itu. Justru sebaliknya, The Odyssey tampil impresif sejak hari pertama penayangan dan diperkirakan menjadi salah satu film paling sukses sepanjang karier Christopher Nolan.
Film tersebut berhasil meraih pendapatan sekitar 264 juta dolar AS pada akhir pekan pembukaan global. Angka itu diperkirakan masih akan terus bertambah seiring tingginya minat penonton di berbagai negara dilansir Antara.
Kini perhatian publik beralih pada proyek AI yang dijanjikan Musk. Jika benar terealisasi, film The Odyssey versi Grok Imagine berpotensi menjadi salah satu eksperimen terbesar dalam pemanfaatan kecerdasan buatan untuk produksi film panjang, sekaligus membuka babak baru dalam industri perfilman global.