Brad Pitt dan Angelina Jolie di karpet merah Festival Film Cannes 2011, Prancis. (Net)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Putri bungsu pasangan aktor Hollywood Brad Pitt dan Angelina Jolie, Vivienne, resmi mengajukan permohonan hukum untuk menghapus nama belakang "Pitt" dari identitas resminya.
Mengutip laporan People, Rabu (22/7/2026) Vivienne yang kini berusia 18 tahun telah mengajukan petisi ke Pengadilan Tinggi Los Angeles, Amerika Serikat. Dalam dokumen tersebut, ia meminta agar nama resminya diubah dari Vivienne Marcheline Jolie-Pitt menjadi Vivienne Marcheline Jolie.
Berdasarkan dokumen pengadilan, permohonan perubahan nama itu diajukan atas alasan pribadi. Sidang perdana untuk membahas petisi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 2 November.
Langkah Vivienne semakin menguatkan spekulasi mengenai renggangnya hubungan antara anak-anak Angelina Jolie dan Brad Pitt. Sebelumnya, pada Mei 2024, nama Vivienne sudah tercantum sebagai Vivienne Jolie saat terlibat sebagai asisten produser dalam pertunjukan Broadway The Outsiders bersama sang ibu.
Vivienne bukanlah anak pertama yang memilih menghapus nama "Pitt". Kakaknya, Shiloh, lebih dahulu mengajukan permohonan serupa dan telah memperoleh persetujuan pengadilan pada Agustus 2024.
Sementara itu, Zahara dan Maddox juga diketahui mengajukan permohonan yang sama. Berdasarkan dokumen pengadilan, sidang Zahara dijadwalkan pada 28 September, sedangkan sidang Maddox akan berlangsung pada 14 September.
Keputusan sejumlah anak pasangan tersebut muncul setelah bertahun-tahun beredar laporan mengenai ketegangan dalam hubungan keluarga pasca-perpisahan Brad Pitt dan Angelina Jolie pada 2016. Keduanya berpisah setelah dua tahun menikah dan lebih dari satu dekade menjalin hubungan.
Perselisihan hukum terkait perceraian keduanya berlangsung cukup panjang sebelum akhirnya dinyatakan selesai pada 2024.
Di sisi lain, seorang sumber yang disebut dekat dengan Brad Pitt mengaku prihatin dengan kondisi hubungan sang aktor dan anak-anaknya.
"Sangat menyedihkan melihat seseorang berulang kali mempublikasikan keberhasilan mereka dalam memisahkan anak-anak mereka dari orang tua lainnya," ujar sumber tersebut.