Foto personel grup BTS. (Akun Instagram @bts.bighitofficial)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – BigHit Music akhirnya angkat bicara setelah lagu "SWIM" dalam album terbaru BTS berjudul ARIRANG dituduh menjiplak karya penulis lagu asal Amerika Serikat. Label yang menaungi BTS itu menegaskan tuduhan tersebut tidak berdasar dan menyebut klaim yang diajukan pihak penggugat bersifat sepihak. BigHit juga memastikan akan menghadapi perkara ini melalui jalur hukum.
Gugatan tersebut diajukan oleh tiga penulis lagu asal Amerika Serikat, yakni Steve Cooper, John Sandler, dan Greylyn Johnson, di pengadilan Amerika Serikat pada Rabu (8/7/2026). Mereka mengklaim lagu "SWIM" milik BTS memiliki "kesamaan substansial" dengan lagu demo berjudul sama yang mereka ciptakan, namun belum pernah dipublikasikan.
Dalam dokumen gugatan, HYBE, HYBE America, BigHit Music, serta sejumlah penulis lagu yang terlibat dalam proses kreatif "SWIM" ikut dicantumkan sebagai tergugat. Salah satu nama yang disebut adalah Ryan Tedder, mantan personel OneRepublic yang dikenal sebagai penulis lagu dan produser musik.
Sementara itu, BTS maupun para anggotanya tidak masuk dalam daftar tergugat. Meski demikian, RM tercatat sebagai salah satu penulis lagu "SWIM".
Penggugat Klaim Demo Lagu Dibagikan ke Industri Musik
Para penggugat menyatakan bahwa sejak Maret tahun lalu mereka telah mengirimkan demo lagu tersebut kepada sejumlah pelaku industri musik, termasuk eksekutif di Artist Publishing Group, sebuah perusahaan penerbitan sekaligus label musik independen.
Mereka menduga demo tersebut kemudian didengarkan dan diteruskan kepada pihak lain, termasuk beberapa penulis lagu yang akhirnya terlibat dalam penciptaan lagu "SWIM".
Untuk memperkuat gugatan, pihak penggugat menghadirkan ahli musik Alexander Stewart. Menurutnya, terdapat sejumlah kemiripan antara kedua lagu, mulai dari penggunaan judul, progresi harmoni yang tidak biasa, tekstur musik, pola ritme, hingga beberapa elemen lirik.
Namun, Stewart juga diketahui pernah menjadi ahli dalam beberapa perkara hak cipta musik yang cukup menyita perhatian publik, termasuk kasus "Thinking Out Loud" milik Ed Sheeran dan "Stairway to Heaven" milik Led Zeppelin. Kedua gugatan tersebut pada akhirnya ditolak pengadilan dikutip Antara.
BigHit: Lagu "SWIM" Dibuat Secara Independen
Menanggapi tuduhan tersebut, BigHit Music menegaskan bahwa lagu "SWIM" merupakan karya yang dibuat secara independen dan bukan hasil penjiplakan.
Perusahaan menyebut tuduhan yang diajukan penggugat bersifat sepihak dan menegaskan akan memberikan respons melalui proses hukum.
"Klaim tersebut bersifat sepihak. Kami akan menanggapi dengan tegas melalui proses hukum," demikian pernyataan resmi BigHit Music.
Hingga saat ini, proses hukum masih berlangsung dan belum ada putusan pengadilan terkait tuduhan plagiarisme tersebut. Kasus ini menjadi perhatian publik mengingat BTS merupakan salah satu grup musik dengan pengaruh terbesar di industri musik global.