Loading
Poster film Avengers Doomsday. (Marvel Studios)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Sutradara Joe Russo dan Anthony Russo, yang dikenal luas sebagai Russo Brothers, mulai membuka sedikit tabir mengenai film "Avengers: Doomsday". Film yang akan mereka garap tersebut disebut bukan sekadar kelanjutan kisah Marvel Cinematic Universe (MCU), melainkan sebuah awal baru yang membawa semesta Marvel kembali ke titik awal.
Dalam wawancara yang dikutip dari Hollywood Reporter, Rabu (3/6/2026), Joe Russo mengungkapkan bahwa "Avengers: Doomsday" akan menghadirkan banyak perubahan besar bagi MCU. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah kemunculan Robert Downey Jr. sebagai karakter antagonis ikonik, Dr. Doom.
Menurut Joe, kekuatan utama Marvel selama ini terletak pada kemampuannya untuk terus berevolusi dan memberikan kejutan kepada penonton. Karena itu, ia menilai MCU harus terus menemukan cara baru untuk berkembang tanpa bergantung pada formula lama.
“Dan saya rasa kalian akan melihat banyak perubahan dalam Doomsday. Jadi bersiaplah untuk itu. Kami baru saja bersama Rob (Downey Jr.), kami berbicara tentang konsep bahwa kami kembali ke fase nol. Ini dimulai lagi dari awal. Kami ingin memastikan semua orang merasa bahwa proyek ini tidak bersandar pada apa pun dari masa lalu,” kata Joe.
Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa Marvel Studios tengah menyiapkan arah baru yang berbeda dari fase-fase sebelumnya. Kehadiran Robert Downey Jr., yang selama bertahun-tahun identik dengan karakter Iron Man, sebagai Dr. Doom juga menjadi salah satu perubahan paling menarik yang dinantikan penggemar.
Joe Russo juga menyoroti tantangan besar dalam mengelola jajaran pemain yang sangat banyak dan dipenuhi karakter populer. Menurutnya, setiap tokoh di MCU memiliki basis penggemar yang kuat sehingga tidak boleh diperlakukan sembarangan dalam alur cerita.
“Masing-masing aktor itu memainkan karakter favorit seseorang. Jadi jika Anda tidak akan mencari karakter dengan benar, maka Anda akan mengecewakan seseorang di antara penonton itu," ujar Joe.
Meski demikian, Russo Brothers mengaku sudah memiliki pengalaman dalam mengelola cerita berskala besar dengan banyak karakter, seperti yang mereka lakukan dalam "Avengers: Infinity War" dan "Avengers: Endgame".
"Kami memahami bagaimana menyampaikan cerita dengan banyak tokoh. Banyak hal bergantung pada pergeseran sudut pandang yang sangat halus sepanjang cerita,” tambah dia.
Sementara itu, Anthony Russo mengungkapkan bahwa setelah menyelesaikan "Avengers: Endgame", dirinya dan sang kakak sebenarnya merasa perjalanan mereka bersama MCU telah mencapai penutup yang sempurna. Bahkan, keduanya sempat mengalami kelelahan setelah menghabiskan tujuh tahun mengembangkan waralaba tersebut.
Namun, sebuah ide yang dibawa penulis naskah Stephen McFeely berhasil mengubah pandangan mereka dan membuat keduanya tertarik kembali ke proyek Marvel.
“Ia datang dengan ide kreatif yang menghidupkan kembali proyek ini. Saya tidak bisa membicarakan ide tersebut karena itu merupakan dasar dari Doomsday. Namun ide itu tiba-tiba membuka banyak kemungkinan baru bagi kami,” ujar Anthony.
Sebelumnya, Marvel Studios juga sempat menarik perhatian publik lewat strategi promosi yang tidak biasa. Pada Desember 2025, teaser perdana "Avengers: Doomsday" hanya diputar secara eksklusif di bioskop sebelum akhirnya dirilis secara daring lima hari kemudian.
Teaser tersebut ditayangkan menjelang pemutaran film "Avatar: Fire & Ash" dan menampilkan kemunculan karakter Steve Rogers yang diperankan Chris Evans. Langkah ini dinilai sukses membangun rasa penasaran penggemar sekaligus meningkatkan antusiasme menjelang perilisan film.
Saat ini, "Avengers: Doomsday" menjadi salah satu film Marvel yang paling dinantikan. Film tersebut dijadwalkan tayang di bioskop pada 18 Desember 2026 dan diprediksi akan menjadi titik penting dalam perjalanan baru Marvel Cinematic Universe.