Loading
Ratu Elizabeth II menyelenggarakan nonton film drive-in di kediamannya di Sandri
LONDON,ARAHKITA.COM – Koleksi pakaian milik mendiang Ratu Elizabeth II resmi dipamerkan untuk pertama kalinya di Buckingham Palace dalam rangka memperingati seabad kelahirannya. Pameran ini menjadi salah satu agenda besar yang menyoroti sejarah panjang busana kerajaan Inggris.
Dilansir dari People Kamis (9/4/2026), pameran tersebut digelar di The King's Gallery mulai 10 April hingga 18 Oktober, dengan menampilkan sedikitnya 300 koleksi dari lemari pribadi sang Ratu.
Kurator pameran, Caroline de Guitaut, menyebut bahwa koleksi ini memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat penting bagi Inggris.
“Jubah pembaptisan adalah pakaian paling penting yang dikenakan oleh Putri Elizabeth di masa bayinya dan merupakan contoh luar biasa dari keahlian Inggris, sesuatu yang terus diperjuangkan Ratu Elizabeth sepanjang hidupnya,” ujarnya.
Pameran ini menampilkan berbagai busana ikonik, mulai dari gaun pernikahan Ratu Elizabeth, busana penobatan, hingga berbagai pakaian resmi yang dikenakan dalam berbagai kesempatan kenegaraan. Selain itu, juga dipamerkan aksesori seperti perhiasan, tas tangan, dan sarung tangan.
Salah satu koleksi yang paling mencuri perhatian adalah gaun pembaptisan Honiton yang telah diwariskan selama beberapa generasi keluarga kerajaan Inggris. Gaun tersebut pertama kali dibuat pada tahun 1841 dan telah digunakan oleh 62 bayi kerajaan.
Gaun tersebut dibuat dari sutra dengan renda halus karya Janet Sutherland asal Skotlandia. Selama bertahun-tahun, pakaian ini dirawat dengan sangat hati-hati, dicuci menggunakan air mata air, dan disimpan di ruangan gelap untuk menjaga kualitasnya.
Pada pertengahan 2000-an, Ratu Elizabeth II memutuskan untuk mempensiunkan gaun asli tersebut demi alasan konservasi, lalu membuat replika agar tradisi tetap dapat dilanjutkan tanpa merusak artefak asli.
Replika gaun tersebut kemudian digunakan oleh berbagai anggota keluarga kerajaan, termasuk Pangeran George, Putri Charlotte, dan Pangeran Louis, anak-anak dari Pangeran William dan Kate Middleton.
Gaun asli terakhir kali digunakan oleh Lady Louise Windsor, yang merupakan cucu Ratu Elizabeth.
Gaun pembaptisan ini memiliki sejarah panjang, pertama kali digunakan oleh putra Ratu Victoria dan Pangeran Albert, yakni calon Raja Edward VII. Tradisi itu kemudian berlanjut hingga George V, Edward VIII, Raja George VI, hingga Ratu Elizabeth II.
Generasi selanjutnya juga tetap menggunakan simbol bersejarah ini, termasuk Raja Charles III, Pangeran William, hingga Pangeran Harry, serta sejumlah anggota keluarga kerajaan lainnya seperti Putri Beatrice dan Putri Eugenie.
Pameran ini tidak hanya menampilkan kemewahan busana kerajaan, tetapi juga memperlihatkan kesinambungan tradisi yang telah berlangsung lebih dari satu abad dalam keluarga kerajaan Inggris.